JUNIOR, SEBASTIAN INOKI (2026) PERANCANGAN PANTI LANSIA DENGAN PENDEKATAN “HUMAN CENTERED DESIGN” DI SLEMAN, D.I.YOGYAKARTA. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
Bab_0.pdf
File Pdf (498kB)
Bab_1.pdf
File Pdf (518kB)
Bab_2.pdf
File Pdf (883kB)
Bab_3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (588kB)
Bab_4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (481kB)
Bab_5.pdf
File Pdf (5MB)
Abstract
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menempati posisi pertama sebagai provinsi
dengan persentase penduduk lanjut usia (lansia) tertinggi di Indonesia, di mana
Kabupaten Sleman mencatatkan jumlah lansia terbesar sekaligus Angka Harapan Hidup
tertinggi nasional mencapai 75 tahun.
Fenomena ageing population ini berdampak langsung pada meningkatnya
kebutuhan fasilitas penunjang dan perawatan khusus yang akomodatif bagi kelompok
usia lanjut. Tugas akhir ini bertujuan untuk merancang sebuah Panti Lansia di Sleman,
D.I. Yogyakarta, yang responsif terhadap karakteristik fisik dan psikologis penggunanya
melalui penerapan pendekatan Human Centered Design (HCD).
Metode perancangan yang digunakan berbasis pada data kualitatif dan kuantitatif
yang diperoleh melalui observasi langsung pada beberapa panti eksisting, pemetaan
perilaku, serta studi literatur standar sirkulasi arsitektur ramah lansia. Pendekatan HCD
diintegrasikan ke dalam seluruh proses gubahan massa dan ruang untuk menghasilkan
pedoman desain inklusif.
Hasil perancangan mengimplementasikan konsep utama "Sanctuary Layer",
sebuah strategi zonasi spasial berlapis yang berfungsi sebagai protektor sekaligus ruang
sirkulasi mandiri untuk memberikan rasa aman serta keintiman domestik bagi lansia.
Konsep makro tapak mewujudkan "kantong tenang" dengan tata massa bangunan
3 lantai yang menyebar mengelilingi inner court berupa taman terapi untuk
mengoptimalkan interaksi alam dan sirkulasi udara.
Pada skala mikro, sistem navigasi ruang diperkuat melalui penerapan warna
kontras pada kolom dan railing, pintu masuk rata tanpa ambang, sirkulasi sirkular landai
berupa ramp penghubung antarlantai, serta penataan perabot semi-tetap yang ergonomis
guna merangsang aktivitas kognitif sekaligus mendukung kemandirian mobilitas lansia
yang menderita demensia.
Melalui perancangan ini, diharapkan kompleks panti lansia tidak hanya berfungsi
sebagai wadah pemeliharaan fisik semata, melainkan ekosistem masyarakat inklusif yang
meningkatkan kualitas hidup, harkat, dan kebahagiaan para lansia di masa tua.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Panti Lansia, HCD |
| Subjects: | Arsitektur > Lingkungan Kawasan Penelitian Dosen > Arsitektur > Lingkungan Kawasan Arsitektur > Bangunan Arsitektural Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 03:13 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 03:13 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/37784 |
