Stevanly, Stevanly (2026) FAKTOR-FAKTOR YANG MENENTUKAN NIAT BERALIH KE KENDARAAN LISTRIK PADA GENERASI Z. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (COVER)
220326911_Bab 0.pdf

File Pdf (1MB)
Text (BAB I)
220326911_Bab 1.pdf

File Pdf (506kB)
Text (BAB II)
220326911_Bab 2.pdf

File Pdf (1MB)
Text (BAB III)
220326911_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (544kB)
Text (BAB IV)
220326911_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text (BAB V)
220326911_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (3MB)
Text (BAB VI)
220326911_Bab 6.pdf

File Pdf (13MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menentukan niat
Generasi Z untuk beralih ke kendaraan listrik di Indonesia dengan menggunakan
kerangka Push-Pull-Mooring (PPM). Variabel yang dianalisis meliputi
ketidakpuasan terhadap kendaraan berbahan bakar tradisional, tekanan biaya,
persepsi nilai, kebijakan insentif pemerintah, pengaruh sosial, biaya peralihan, dan
inersia. Penelitian ini juga menganalisis peran moderasi identitas diri prolingkungan
pada hubungan antara masing-masing variabel tersebut dan niat beralih ke
kendaraan listrik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
survei. Sampel terdiri atas 151 responden Generasi Z yang berdomisili di Indonesia,
belum memiliki kendaraan listrik, memiliki kendaraan berbahan bakar bensin atau
diesel, serta mengetahui atau pernah mendengar tentang kendaraan listrik. Data
dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-
SEM) dengan bantuan SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
ketidakpuasan terhadap kendaraan berbahan bakar tradisional dan kebijakan
insentif pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beralih ke
kendaraan listrik, sedangkan biaya peralihan berpengaruh negatif dan signifikan.
Tekanan biaya, persepsi nilai, pengaruh sosial, dan inersia tidak berpengaruh
signifikan terhadap niat beralih. Identitas diri pro-lingkungan terbukti
memperlemah hubungan positif antara tekanan biaya dan niat beralih serta
hubungan positif antara persepsi nilai dan niat beralih. Namun, identitas diri
prolingkungan tidak memoderasi hubungan antara variabel lainnya dan niat beralih
ke kendaraan listrik. Model penelitian memiliki kemampuan penjelasan dan kemampuan prediktif dalam kategori sedang. Temuan penelitian menegaskan bahwa ketidakpuasan terhadap kendaraan berbahan bakar tradisional dan kebijakan
insentif pemerintah berperan sebagai pendorong niat beralih, sedangkan biaya peralihan masih menjadi hambatan bagi Generasi Z dalam mempertimbangkan kendaraan listrik.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: biaya peralihan, identitas diri pro-lingkungan, kendaraan listrik, niat beralih, Push-Pull-Mooring
Subjects: Manajemen > Pemasaran
Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen
Date Deposited: 24 Sep 2026 02:39
Last Modified: 24 Sep 2026 02:39
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/37677

Actions (login required)

View Item
View Item