Maheswari, Valentina Marcella (2026) AKTIVITAS ANTI-INFLAMASI EKSTRAK ETANOL DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) DALAM PENGHAMBATAN DENATURASI PROTEIN. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Valentina Marcella Maheswari)
210802228_Bab 0.pdf

File Pdf (1MB)
Text
210802228_Bab 1.pdf

File Pdf (468kB)
Text
210802228_Bab 2.pdf

File Pdf (516kB)
Text
210802228_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (489kB)
Text
210802228_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (603kB)
Text
210802228_Bab 5.pdf

File Pdf (1MB)

Abstract

Inflamasi merupakan respon perlindungan tubuh, yang salah satunya
berkaitan dengan terjadinya denaturasi protein. Daun binahong (Anredera
cordifolia (Ten.) Steenis) diketahui mengandung senyawa flavonoid dan fenol yang
berpotensi sebagai agen anti-inflamasi, yang kadarnya dapat dioptimalkan dengan
ekstraksi secara sonikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kadar
senyawa flavonoid dan fenolik yang terkandung dalam ekstrak etanol daun
binahong dengan metode sonikasi, mengetahui persentase penghambatan
denaturasi tertinggi dari ekstrak etanol daun binahong, dan mengetahui nilai IC50
aktivitas anti-inflamasi ekstrak etanol daun binahong. Tahapan penelitian yang
dilakukan terdiri dari determinasi tanaman, pembuatan simplisia, standardisasi
simplisia, ekstraksi, uji fitokimia flavonoid dan fenol secara kualitatif dan
kuantitatif, uji penghambatan denaturasi protein, dan analisis data menggunakan uji
T independen. Percobaan dilakukan dengan pengulangan sebanyak 3 kali. Variabel
perlakuan yang digunakan adalah konsentrasi ekstrak daun binahong dan natrium
diklofenak sebagai kontrol positif, sedangkan variabel terikat adalah persentase
penghambatan denaturasi protein dan nilai IC50. Simplisia daun binahong memiliki
kadar sari larut air, kadar sari larut etanol, dan kadar air yang sudah sesuai dengan
standar farmakope herbal, sedangkan kadar abu tidak sesuai karena melebihi
standar. Ekstrak etanol daun binahong positif mengandung flavonoid dan fenolik
dengan kadar total masing-masing sebesar 4,32 ± 0,19 %QE dan 5,89 ± 0,08
%GAE. Persentase inhibisi denaturasi protein tertinggi dari ekstrak etanol daun binahong sebesar 72,98 ± 1,11%. Ekstrak etanol daun binahong memiliki nilai IC50 sebesar 47,95 ± 1,99 ppm dan tergolong memiliki aktivitas anti-inflamasi sangat kuat, yang menunjukkan bahwa ekstrak daun binahong berpotensi sebagai alternatif pengobatan inflamasi.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: aktivitas anti-inflamasi, daun binahong, denaturasi protein.
Subjects: Teknobiologi > Tekno Pangan
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Date Deposited: 31 Mar 2026 03:19
Last Modified: 31 Mar 2026 03:19
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/36994

Actions (login required)

View Item
View Item