Anna, Christella (2026) AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL AMPAS KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) TEMANGGUNG (JAMBETORO), JAWA TENGAH TERHADAP Propionibacterium acnes ATCC 691. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Christella Anna)
210802212_Bab 0.pdf

File Pdf (1MB)
Text
210802212_Bab 1.pdf

File Pdf (414kB)
Text
210802212_Bab 2.pdf

File Pdf (556kB)
Text
210802212_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (556kB)
Text
210802212_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (764kB)
Text
210802212_Bab 5.pdf

File Pdf (1MB)

Abstract

Jerawat atau acne vulgaris merupakan peradangan kulit kronis yang
mempunyai prevalensi sebesar 15% hingga tahun 2040 pada wanita usia
reproduktif. Selain menyebabkan lesi fisik, jerawat memiliki dampak psikologis
yang luas, mulai dari krisis kepercayaan diri hingga gangguan kesehatan mental.
Penanganan jerawat akibat kolonisasi bakteri Propionibacterium acnes kini
berinovasi melalui produk kosmeseutikal dan tren back to nature, sehingga industri
kosmetik mulai beralih dari terapi farmakologis konvensional ke pemanfaatan
senyawa bioaktif alami yang menggabungkan fungsi estetika serta efek terapeutik.
Meningkatnya konsumsi kopi berdampak pada penumpukan limbah ampas kopi
yang selama ini kurang dikelola. Ampas kopi dapat digunakan sebagai bahan baku
alami yang menjanjikan karena kaya akan senyawa bioaktif yang memiliki aktivitas
antioksidan kuat serta antibakteri. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk
mengetahui aktivitas antioksidan, kadar kafein, serta aktivitas antibakteri yang
terkandung di dalam ekstrak etanol ampas kopi. Rancangan percobaan yang
digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pengulangan sebanyak 3
kali. Variabel bebas berupa ekstrak ampas kopi robusta Temanggung. Variabel
terikat meliputi uji aktivitas antioksidan, kadar kafein, dan aktivitas antibakteri.
Penelitian di awali dengan persiapan ampas kopi, kemudian dilanjut dengan uji
kadar air, ekstraksi, uji antioksidan DPPH, uji kuantitatif kafein, uji aktivitas
antibakteri terhadap P. acnes, dan di akhiri dengan analisis data. Ekstrak etanol
ampas kopi hasil penelitian didapatkan IC50 sebesar 26,829 ppm yang termasuk
dalam kategori antioksidan sangat kuat, kandungan kafein sebesar 357,113 mg/g
ekstrak, dan diameter zona hambat sebesar 9,40 mm pada konsentrasi ekstrak 25%,
11,07 mm pada konsentrasi ekstrak 50% dan 13,63 mm pada konsentrasi ekstrak
75% yang termasuk dalam kategori sedang hingga kuat tetapi tidak didapatkan
konsentrasi hambat minimum terhadap P. acnes.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Jerawat, ampas kopi robusta, antioksidan, antibakteri, kafein.
Subjects: Teknobiologi > Tekno Pangan
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Date Deposited: 31 Mar 2026 03:12
Last Modified: 24 Jul 2026 04:22
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/36993

Actions (login required)

View Item
View Item