Wongso, Ajori Dewantara (2025) PERBAIKAN SISTEM KERJA UNTUK MENGURANGI POTENSI KECELAKAAN KERJA PADA UMKM KERAJINAN KAYU & ASESORIS MAJU. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
200610972_Bab 0.pdf
File Pdf (533kB)
200610972_Bab 1.pdf
File Pdf (813kB)
200610972_Bab 2.pdf
File Pdf (764kB)
200610972_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (781kB)
200610972_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
200610972_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (980kB)
200610972_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
200610972_Bab 7.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (674kB)
200610972_Bab 8.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (324kB)
200610972_Lamp.pdf
File Pdf (1MB)
Abstract
UMKM Kerajinan Kayu & Asesoris Maju merupakan manufaktur kayu yang
berlokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta. UMKM ini memproduksi furniture
dengan bahan dasar kayu. Produk yang dihasilkan antara lain meja, kursi, laci,
dan kitchenware. Permasalahan yang dialami usaha ini adalah banyaknya angka
kecelakaan kerja yang terjadi pada pekerja. Ketika pekerja mengalami kecelakaan
akibatnya proses produksi mengalami keterlambatan yang membuat tidak
tercapainya target produksi.
UMKM Kerajinan Kayu & Asesoris Maju memiliki 5 (lima) akar masalah utama yang
menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja. alternatif solusi yang dipilih untuk
mengatasi yaitu membuat SOP perawatan mesin, membuat SOP alat pelindung
diri, pengendalian risiko pekerjaan, melakukan penilaian risiko dan melakukan
evaluasi risiko pekerjaan, dan mengubah atau menyarankan kepada pemilik untuk
ventilasi udara dan sirkulasi matahari harus diperhatikan. Penelitian ini
menggunakan metode HIRADC yang digunakan untuk melakukan evaluasi risiko
pekerjaan, pengendalian risiko pekerjaan, dan melakukan penilaian risiko dengan
menggunakan tools Microsoft Word.
Pada prioritas utama pencegahan risiko jenis pekerjaan didapatkan pada bagian
dengan menggunakan metode HIRADC identifikasi bahaya didapatkan untuk pada
bagian tangan terkena pisau pemotong untuk risk level yang didapatkan high,
terpapar bahan kimia untuk risk level yang didapatkan high, tangan terkena
pukulan palu dan kaki terkena paku untuk risk level yang didapatkan medium, dan
tangan terkena serpihan kayu untuk risk level yang didapatkan medium. Pada data
pengendalian risiko pekerjaan penyebab yang terjadi yaitu pekerja kurang fokus
(human error), dan pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri yang akibatnya
terjadi identifikasi bahaya seperti kaki tertimpa kayu, tangan terkena pisau
pemotong, tangan terkena serpihan kayu, tangan terkena pukulan palu dan kaki
terkena paku, terpapar bahan kimia. Pada perancangan ini dibuat Standar
Operasional Struktur (SOP) pada prioritas jenis pekerjaan, SOP perawan mesin,
dan membuat jadwal pembersihan mesin. Selain itu, dilakukan pengadaan alat
pelindung diri (APD) yang sesuai dengan standar yaitu sarung tangan, topi, sepatu,
masker kain, masker KN 94, masker kesehatan, masker finishing, kacamata las,
kasa steril, alkohol medis, rivanol, hansaplast, betadine, stiker awas kepala, stiker
dilarang merokok, dan stiker wajib pakai masker sarung tangan. Berdasarkan
solusi yang didapatkan bahwa untuk identifikasi risk level 71 menjadi 39
menyebabkan terjadi penurunan identifikasi bahaya dari jenis pekerjaan sebesar
45.10%. Penurunan ini sesuai dengan keinginan penelitian dan juga pemilik yaitu
membuat angka kecelakaan kerja pada UMKM Kerajinan Kayu & Asesori Maju
hingga sebesar 10%.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kecelakaan kerja, safety, prioritas risiko pekerjaan, pencegahan dan pengadaan, dan HIRADC |
| Subjects: | Teknik Industri > Sistem Kerja |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri |
| Date Deposited: | 04 Nov 2025 02:01 |
| Last Modified: | 04 Nov 2025 02:01 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/35093 |
