MUKTI, GREGORIUS KRISHNA BAYU (2025) IMPLEMENTASI METODE HIRADC UNTUK MENURUNKAN TINGKAT RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA UMKM CARNIVORE SCREEN PRINTING. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (GREGORIUS KRISHNA BAYU MUKTI)
180609946_Bab 0.pdf

File Pdf (693kB)
Text
180609946_Bab 1.pdf

File Pdf (322kB)
Text
180609946_Bab 2.pdf

File Pdf (585kB)
Text
180609946_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (320kB)
Text
180609946_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (333kB)
Text
180609946_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (470kB)
Text
180609946_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (289kB)
Text
180609946_Bab 7.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (552kB)
Text
180609946_Bab 8.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (245kB)
Text
180609946_Lamp.pdf

File Pdf (1MB)

Abstract

Carnivore Screen Printing merupakan salah satu UMKM yang bergerak dalam
bidang industri konveksi pakaian. UMKM ini berlokasi di Jl. Waduk Ombo
Bendungan No.29A. Tegalsari, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten
Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Produk yang dihasilkan oleh Carnivore
Screen Printing adalah t-shirt, jersey, kaos polo, kemeja, pakaian dinas harian,
pakaian dinas lapangan, jaket, sweater, hoodie dan lain-lain. Berdasarkan
penelitian yang telah dilakukan diketahui terdapat beberapa permasalahan yang
dialami di UMKM ini, permasalahan yang terjadi adanya kecelakaan kerja dan
keterlambatan penyelesaian produk. Permasalahan kecelakaan kerja yang terjadi
di UMKM ini sangat berdampak pada para pekerja, yaitu Jari tangan pekerja
tergores pada proses pemotongan bahan baku dan produk saat menggunakan
mesin potong. Jari tangan pekerja mengalami luka bakar saat menggunakan
mesin pressing. Permasalahan ini berdampak pada berhentinya proses produksi
yang dilakukan dan menggunakan waktu tersebut dalam penanganan kecelakaan
kerja, sehingga mengakibatkan keterlambatan penyelesaian produk yang telah
ditentukan.
Ditemukan 3 akar masalah yang utama dari keterlambatan penyelesaian produk
dampak dari penanganan kecelakaan kerja menggunakan diagram fishbone dan
diagram keterkaitan. Dari ketiga masalah ini adalah tidak ada prosedur
keselamatan kerja, tidak ada pelindung pada mata pisau mesin potong, serta
pekerja tidak memahami K3. Maka dari itu untuk urutan solusi yang digunakan
untuk nantinya mengatasi akar masalah ini dimulai dengan menambah rambu-
rambu peringatan, pembuatan SOP, aturan, serta sanksi mengenai K3, dan
memasang cover mesin potong. Metode yang digunakan pada penelitian ini
menggunakan Metode HIRADC, yang diperuntukkan untuk mengidentifikasi,
menilai, mengendalikan, serta mengevaluasi potensi bahaya dengan
menggunakan program Microsoft Excel.
Penelitian ini memfokuskan pekerjaan prioritas yang terdapat pada pekerjaan
pemotongan kain, sablon sublimasi, serta pengeringan kain. Penyebab risiko pada
pekerjaan prioritas ialah pekerja tidak berhati-hati dan tidak fokus, menyentuh
mesin saat aktif atau belum dingin, serta lalai dalam keadaan sekitar. Maka dari
itu pencegahan yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah cover
mesin potong, menambah rambu-rambu peringatan, serta pembuatan SOP dan
formulir pencatatan kecelakaan kerja. Berdasarkan solusi yang digunakan ,
didapatkan bahwa terjadi penurunan total nilai potensi risiko dan bahaya sebesar
71% dari yang awalnya memiliki nilai 42 menjadi 12, tanpa menimbulkan keluhan
serta keberatan dari pekerja. Maka dari itu hal ini sesuai dengan tujuan yang ingin
dicapai, yaitu dapat mengurangi resiko terjadinya kecelakaan kerja sebesar 10%

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Potensi bahaya, safety, kecelakaan kerja, risiko pekerjaan, HIRADC,Pengendalian, Pencegahan, K3
Subjects: Teknik Industri > Sistem Kerja
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Date Deposited: 03 Nov 2025 06:56
Last Modified: 03 Nov 2025 06:56
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/35053

Actions (login required)

View Item
View Item