Sunardiyanto, Stevianie Sonya (2025) AKTIVITAS PENUMBUH RAMBUT EKSTRAK ETANOL DAUN Miconia crenata PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN GALUR SPRAGUE-DAWLEY. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Stevianie Sonya Sunardiyanto)
200802121_Bab 0.pdf

File Pdf (966kB)
Text
200802121_Bab 1.pdf

File Pdf (263kB)
Text
200802121_Bab 2.pdf

File Pdf (529kB)
Text
200802121_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (425kB)
Text
200802121_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (896kB)
Text
200802121_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (313kB)
Text
200802121_Lamp.pdf

File Pdf (1MB)

Abstract

Rambut sehat yang subur, lebat, berkilau dan teratur merupakan dambaan
semua orang, namun tidak sedikit orang yang merasakan permasalahan rambut
seperti kerontokan rambut. Senyawa yang umum digunakan untuk menumbuhkan
rambut yaitu minoksidil, memiliki kelemahan karena dapat menimbulkan efek
samping seperti gatal-gatal, alergi, edema, dan eritema. Salah satu alternatif bahan
herbal yang memiliki potensi untuk menumbuhkan rambut adalah harendong bulu
(Miconia crenata) karena memiliki kandungan senyawa fenolik, flavonoid dan
tanin, serta memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun harendong bulu (Miconia
crenata) sebagai penumbuh rambut pada hewan uji tikus putih jantan. Setiap tikus
putih dicukur sebesar 4x4 cm, kemudian diberikan perlakuan setiap hari dengan
dosis 1 kali sehari sebanyak 0,25 mL. Kelompok perlakuan dibedakan menjadi
kontrol negatif berupa propilen glikol 10%, kontrol positif berupa minoksidil 5%,
ekstrak etanol daun harendong bulu konsentrasi 1,25%, 2,5% dan 5%. Pengamatan
bobot pertumbuhan rambut dilakukan selama 21 hari. Rata-rata bobot rambut tikus
pada perlakuan propilen glikol 10% adalah 316,98 ± 29,16 mg, ekstrak etanol daun
harendong bulu 1,25% sebesar 407,68 ± 97,33 mg, ekstrak etanol daun harendong
bulu 2,5% sebesar 310,52 ± 51,73 mg, ekstrak etanol daun harendong bulu 5%
sebesar 346,42 ± 71,13 mg, dan minoksidil 5% sebesar 336 ± 25,63 mg. Hasil
pengujian efektivitas penumbuh rambut menunjukkan tidak ada perbedaan nyata
antara kelima perlakuan.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Miconia crenata, ekstrak, pertumbuhan rambut, tikus putih, antioksidan
Subjects: Teknobiologi > Tekno Industri
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Date Deposited: 29 Oct 2025 02:18
Last Modified: 29 Oct 2025 02:18
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34967

Actions (login required)

View Item
View Item