Saputra, Robertus Rangga and Pakpahan, Andreas (2025) PERANCANGAN INFRASTRUKTUR GEDUNG CO-WORKING SPACE DI KABUPATEN BANTUL PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Robertus Rangga Saputra dan Andreas Pakpahan)
210218416-210218804_Bab 0.pdf

File Pdf (1MB)
Text
210218416-210218804_Bab 1.pdf

File Pdf (820kB)
Text
210218416-210218804_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (7MB)
Text
210218416-210218804_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
210218416-210218804_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (402kB)
Text
210218416-210218804_Lamp.pdf

File Pdf (13MB)

Abstract

Bangunan Co-Working Space yang dirancang merupakan bangunan low-rise yang
difungsikan untuk gedung perkantoran yang terletak di Kabupaten Bantul Provinsi
Daerah Istimewa Yogyakarta dengan bangunan seluas 1394,4 m2 dan tanah seluas 3966,25
m2. Gedung Co-Working Space ini terdiri atas 5 lantai dengan 1 basement dilantai paling
bawah bangunan yang berfungsi sebagai tempat parkir. Bangunan Co-Working Space
didesain dengan sistem struktur beton bertulang tahan gempa, dengan sistem rangka
pemikul momen khusus (SRPMK). Yang mana pada bangunan ini didesain pada kategori
desain seismik (KDS) D sesuai dengan data respon spektrum yang berlokasi di
Yogyakarta. Bangunan ini terdiri atas beberapa komponen struktur diantaranya balok,
kolom, pelat lantai, dinding basement, dinding geser, dan fondasi. Bangunan Co-working
Space memiliki 4 jenis ukuran kolom yaitu 550 x 750 mm, 750 x 550 mm, 500 x 500,
dan 600 x 600. Untuk perancangan komponen balok induk dan anak terdiri atas 2 jenis
yaitu 300 x 500 mm dan 300 x 400 mm. Perancangan struktur didasarkan pada peraturan
yang berlaku dimana pada desain beton digunakan peraturan SNI 1727:2020 berisi
peraturan mengenai beban desain minimum dan kriteria terkait untuk bangunan gedung
dan struktur lain, SNI 2847:2019 berisi peraturan persyaratan beton struktural untuk
bangunan gedung, SNI 1726:2019 berisi tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk
struktur bangunan gedung dan nongedung, dan SNI 2052:2017 berisi baja tulangan beton.
Bangunan Co-Working Space ini menggunakan sistem struktur berupa dual system
dengan menggunakan komponen dinding geser untuk mencegah periode alami bangunan
yang terjadi terlalu besar, dimana dinding geser ini dipasang pada keempat sisi dan secara
efektif berhasil untuk menurunkan periode alami bangunan serta ketidakberaturan torsi
yang disebabkan oleh jarak yang besar antara center of mass dan center of rigidity yang
terjadi pada desain bangunan Co-Working Space.
Pada perancangan biaya dan waktu dilakukan penyusunan work breakdown structure
(WBS) dari pekerjaan bangunan Co-working Space, kemudian dilakukan perhitungan
volume pekerjaan dan Analisis Harga Satuan Pekerja (AHSP) untuk mengetahui biaya
suatu item pekerjaan dengan harga yang sesuai pada wilayah bangunan tersebut dibangun,
yang kemudian digunakan untuk menghitung Rancangan Anggaran Biaya (RAB) dan
penjadawalan pekerjaaan dari bangunan Co-working Space. Pada aspek biaya didapatkan
harga bangunan Rp5.232.906/m2, dan untuk aspek penjadwalan waktu setelah dilakukan
perhitungan durasi kegiatan, penentuan ketergantungan antar pekerjaan, penyusunan
network diagram, levelling resource, dan digabungkan dalam kurva-S didapatkan durasi
pembangunan gedung Co-working Space yang terdiri atas 5 lantai selama 402 hari kerja.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: o-working space, perancangan, struktur, manajemen, infrastruktur
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 20 Oct 2025 04:37
Last Modified: 20 Oct 2025 04:37
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34785

Actions (login required)

View Item
View Item