Sawasemariay, Gabriel Marjun (2025) IDENTIFIKASI TIPE BUDAYA ORGANISASI MENGGUNAKAN OCAI (ORGANIZATIONAL CULTURE ASSESSMENT INSTRUMENT) PADA PT. GEMILANG JAYA LOGISTICS. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
201007402_Bab 0.pdf
File Pdf (881kB)
201007402_Bab 1.pdf
File Pdf (774kB)
201007402_Bab 2.pdf
File Pdf (733kB)
201007402_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (961kB)
201007402_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (686kB)
201007402_Bab 5.pdf
File Pdf (783kB)
Abstract
Budaya organisasi adalah kumpulan asumsi atau sistem keyakinan, nilai, dan norma
yang dipegang teguh oleh anggota organisasi sebagai panduan dalam membentuk
dan mengarahkan perilaku kerja. Budaya organisasi adalah lebih dari sekadar
kumpulan nilai-nilai dan norma-norma. Ia adalah sebuah ekosistem yang kompleks
dan dinamis, sebuah jalinan rumit dari keyakinan, asumsi, nilai-nilai, dan norma-
norma yang dianut bersama oleh anggota suatu organisasi. penelitian ini dilakukan
untuk mengetahui tipe Budaya Organisasi pada PT. Gemilang Jaya Logistics.
Penelitian ini, yang digolongkan sebagai penelitian kuantitatif, mengadopsi
pendekatan ilmiah yang sistematis dan terstruktur dalam mengkaji fenomena
budaya organisasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT.
Dalam penelitian ini, populasi yang menjadi fokus adalah seluruh karyawan PT.
Gemilang Jaya Logistics yang berjumlah 29 orang. Mengingat jumlah populasi
yang relatif kecil, peneliti memutuskan untuk menggunakan teknik sampling jenuh
atau total sampling. Dalam upaya untuk memahami dinamika internal suatu
organisasi, pemetaan dan identifikasi budaya organisasi menjadi langkah krusial.
Salah satu metode yang paling efektif untuk mencapai tujuan ini adalah dengan
menggunakan Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI). Instrumen
ini, dikembangkan oleh Kim S. Cameron dan Robert E. Quinn, Hasil dari penelitian
ini menunjukkan bahwa budaya clan secara signifikan lebih menonjol
dibandingkan jenis budaya organisasi lainnya, yaitu adhocracy, market, dan
hierarchy. Secara kuantitatif, dominasi budaya clan tercermin dari nilai rata-rata
yang jauh lebih tinggi, yaitu 842,7, dibandingkan dengan budaya adhocracy dengan
nilai rata-rata 702, kemudian budaya market dengan nilai rata-rata 695,8, dan yang
terakhir budaya hierarchy dengan nilai rata-rata 671. Secara keseluruhan, temuan
penelitian ini menegaskan bahwa budaya clan adalah aset berharga bagi PT.
Gemilang Jaya Logistics. Dengan terus memelihara dan mengembangkan budaya
ini, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif, meningkatkan
kinerja karyawan, dan mencapai kesuksesan jangka panjang.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Budaya Organisasi, OCAI |
| Subjects: | Sosiologi > Media |
| Divisions: | Fakultas ISIP > Sosiologi |
| Date Deposited: | 15 Oct 2025 05:55 |
| Last Modified: | 15 Oct 2025 05:55 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34739 |
