Reuneker, Julio (2014) PERSEPSI AUDIENCE TERHADAP TOKOH ARIEL DALAM IKLAN TVC VASELINE FOR MAN (Studi Netnografi Ariel Noah dalam Iklan Vaseline For Man). S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
KOM003431.pdf

File Pdf (2MB)
Text (bab I)
KOM103431.pdf

File Pdf (260kB)
Text (Bab II)
KOM203431.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text (Bab III)
KOM303431.pdf

File Pdf (128kB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode netnography atau
yang biasa disebut dengan online ethnografi merupakan metode umum
yang digunakan untuk consumer dan marketing riset. Teknik pengumpulan
data menggunakan Observasi arsip, interview online dan participatory
observation. Obyek Utama dalam penelitian ini adalah peserta atau
partisipan dari forum Vaseline for Man dan Facebook Vaseline for Man.
Hasil dari diskusi yang diperoleh melalui internet di atas menunjukkan
bahwa penggunaan Ariel sebagai model atau bintang iklan vaseline man
menunjukkan bahwa sebagian besar percakapan tentang Ariel lebih
bersifat positif terutama pada kelompok perempuan. Kelompok perempuan
lebih tertarik pada tokoh Ariel karena dianggap ganteng dan sesuai dengan
slogan yang menyatakan “ganteng maksimal”. Kelompok diskusi dengan
jenis kelamin pria tidak semuanya setuju dengan penggunaan Ariel sebagai
brand ambasador dari vaseline man. Ada yang menyatakan bahwa pria
tidak perlu menggunakan atau melakukan perawatan wajah karena wajah
pria sudah cenderung berminyak, selain itu ada pula pria yang tidak setuju
kalau Ariel yang digunakan karena Ariel dianggap salah seorang tokoh
xi
yang pernah kasus hukum. Selain itu, ada pula yang secara tidak langsung
menyebutkan bahwa melakukan wajah bagi pria adalah hal yang kurang
pantas. Tetapi, tidak semua orang khususnya pria menyatakan demikian.
Ada pula yang memberikan pernyataan positif berkaitan dengan perilaku
merawat wajah bagi pria. Bahkan berkaitan dengan status Ariel yang
pernah tersangkut kasus hukumpun ada juga pria lain yang memberikan
penjelasan bahwa hal tersebut kurang relevan jika digunakan sebagai
alasan kekurangtepatan Ariel sebagai bintang iklan. Pada persepsi harga,
menunjukkan bahwa diskusi yang lebih banyak menanyakan tentang
spesifikasi harga pada masing-masing varian produk serta manfaat yang
diperoleh, tetapi tidak ditemukan yang menyatakan bahwa harga
produknya tidak sesuai dengan produk yang didapatkan.
Kesimpulan penelitian ini bahwa persepsi secara umum berkaitan dengan
penggunaan Ariel sebagai bintang iklan dinyatakan bahwa Ariel adalah
salah seorang tokoh yang tepat sehingga mampu mewakili slogan yang
menyatakan “ganteng maksimal” karena pendapat ini dominan disebutkan
oleh pembicara perempuan.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: brand ambassador, ethnografi dan ganteng maksimal
Subjects: Komunikasi > Advertising
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Date Deposited: 01 Sep 2014 11:34
Last Modified: 01 Sep 2014 11:34
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/5727

Actions (login required)

View Item
View Item