Delfiyani, Yulisa (2026) PERTANIAN LESTARI KELOMPOK KARISMA SEBAGAI PENDUKUNG PRAKTIK PERTANIAN BERKELANJUTAN DAN EKOFEMINISME. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (COVER)
221008121_Bab 0.pdf

File Pdf (821kB)
Text (BAB I)
221008121_Bab 1.pdf

File Pdf (501kB)
Text (BAB II)
221008121_Bab 2.pdf

File Pdf (516kB)
Text (BAB III)
221008121_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (993kB)
Text (BAB IV)
221008121_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (678kB)
Text (BAB V)
221008121_Bab 5.pdf

File Pdf (704kB)

Abstract

Program Revolusi Hijau yang diperkenalkan pada era Orde Baru
mendorong peningkatan produksi pertanian, namun juga memunculkan dampak
berupa marginalisasi peran perempuan serta pergeseran sistem pertanian ke arah
yang berorientasi maskulin dan bergantung pada input dari luar. Kondisi ini
mendorong lahirnya Kelompok Karisma di Kulon Progo sebagai bentuk respons
petani perempuan untuk mempertahankan peran dan pengetahuan lokalnya melalui
praktik pertanian lestari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana
Kelompok Karisma mempraktikkan pertanian lestari yang mendukung pertanian
berkelanjutan dan ekofeminisme. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif
deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur,
observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi. Konsep yang digunakan adalah
pertanian berkelanjutan dan ekofeminisme. Informan penelitian berjumlah enam
orang, dipilih dengan teknik snowball sampling, yaitu Ibu Misidah, Ibu Herni
Saraswati, Ibu Tri Rahayu, Ibu Tutik, Ibu Christina, dan Ibu Yohana. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Kelompok Karisma mempraktikkan pertanian
lestari melalui delapan proses yang saling berkaitan, yaitu memilih benih dan bibit
organik, mengolah lahan, memupuk lahan, menyiapkan bibit padi, mengendalikan
hama dan melakukan pemupukan lanjutan, memanen hasil pertanian dan kebun,
mengelola pascapanen padi, serta memasarkan hasil panen. Rangkaian praktik
tersebut mengintegrasikan tiga dimensi pertanian berkelanjutan, yaitu kelestarian
lingkungan melalui penggunaan pupuk organik dan pestisida nabati serta pola
tanam bergilir, kemandirian ekonomi melalui penggunaan dan pertukaran benih
sendiri serta produksi pupuk organik mandiri, dan penguatan relasi sosial melalui
gotong royong antaranggota serta kerja sama dengan SP Kinasih dan Gereja
Pringwulung. Selain itu, anggota Kelompok Karisma terlibat secara dominan di
hampir seluruh tahapan pertanian, mulai dari menjaga benih, mengolah pupuk dan
pestisida alami, hingga mengelola dan memasarkan hasil panen. Keterlibatan
tersebut menunjukkan relevansi yang kuat dengan prinsip ekofeminisme dengan
perempuan sebagai pemelihara keanekaragaman hayati. Meskipun demikian, laki-laki tetap terlibat dalam beberapa pekerjaan yang membutuhkan tenaga fisik dan
keterampilan teknis. Dengan demikian, praktik pertanian lestari Kelompok Karisma
menunjukkan pertanian berkelanjutan namun masih mempraktikkan sinergi gender yang saling melengkapi antara perempuan dan laki-laki dalam pelaksanaannya.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: pertanian lestari, pertanian berkelanjutan, ekofeminisme, Kelompok Karisma.
Subjects: Sosiologi > Media
Divisions: Fakultas ISIP > Sosiologi
Date Deposited: 21 Oct 2026 04:20
Last Modified: 21 Oct 2026 04:20
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/37976

Actions (login required)

View Item
View Item