Amadeo S, Hizkia Caezar Halomoan (2026) PERANCANGAN PUSAT KEBUDAYAAN BETAWI DI KAMPUNG SAWAH, BEKASI MELALUI PENDEKATAN ARSITEKTUR REGIONALISME. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
Bab_0.pdf
File Pdf (878kB)
Bab_1.pdf
File Pdf (909kB)
Bab_2.pdf
File Pdf (2MB)
Bab_3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (903kB)
Bab_4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (3MB)
Bab_5.pdf
File Pdf (2MB)
Abstract
Kota Bekasi merupakan daerah yang dihuni oleh masyarakat dengan latar
belakang etnis yang beragam, termasuk di dalamnya kebudayaan Betawi.
Kebudayaan Betawi memiliki peranan penting dalam kehidupan sosial masyarakat
Bekasi, terlihat dari berbagai wilayah yang menerapkan nilai-nilai budaya tersebut
dalam keseharian. Salah satu wilayah yang dikenal kuat mempertahankan tradisi
Betawi adalah Kampung Sawah. Di kawasan ini, budaya Betawi tidak hanya menjadi
identitas lokal, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga keharmonisan antarumat
beragama serta membentuk adat istiadat masyarakat setempat.
Namun, pesatnya urbanisasi di Kota Bekasi menimbulkan tantangan bagi
keberlanjutan budaya Betawi di Wilayah Kampung Sawah. Dinamika perkotaan yang
terus berkembang berpotensi menggeser nilai-nilai budaya lokal, termasuk
menurunnya upaya pelestarian di beberapa bagian wilayah kota. Kondisi ini
menimbulkan kekhawatiran akan berkurangnya eksistensi budaya Betawi di masa
mendatang bagi Wilayah Kampung Sawah.
Sebagai langkah untuk mengatasi permasalahan tersebut, dirancanglah Pusat
Kebudayaan Betawi di Kampung Sawah sebagai upaya pelestarian budaya di tengah
tekanan urbanisasi. Perancangan ini menggunakan pendekatan Arsitektur
Regionalisme untuk menegaskan kembali identitas budaya Betawi melalui bentuk
arsitektur, tata ruang luar, dan tata ruang dalam yang merepresentasikan nilai, adat,
serta ekspresi kesenian Betawi. Kehadiran pusat kebudayaan ini diharapkan dapat
menjadi sarana edukasi dan rekreasi, khususnya bagi generasi muda yang
membutuhkan ruang pembelajaran dan apresiasi budaya lokal.
Melalui fasilitas ini, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pemahaman
terhadap kebudayaan Betawi baik secara umum maupun dalam konteks khas
Kampung Sawah. Pusat Kebudayaan Betawi juga diharapkan mampu menjadi ruang
wisata budaya yang relevan, adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap
menjaga kelestarian nilai-nilai tradisional Betawi.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pusat Kebudayaan , Budaya Betawi , Wisata Edukatif , Wisata Rekreatif , Arsitektur Regionalisme |
| Subjects: | Arsitektur > Lingkungan Kawasan Penelitian Dosen > Arsitektur > Lingkungan Kawasan Arsitektur > Bangunan Arsitektural Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 01:52 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 01:52 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/37806 |
