SANDYAKALA, MUSTIKANING KIDUNG (2026) PERANCANGAN FASILITAS CO-LIVING DENGAN PENDEKATAN COMMUNITY-BASED REHABILITATION DI KAPANEWON BANGUNTAPAN, BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
Bab_0.pdf
File Pdf (509kB)
Bab_1.pdf
File Pdf (387kB)
Bab_2.pdf
File Pdf (662kB)
Bab_3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (597kB)
Bab_4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
Bab_5.pdf
File Pdf (46MB)
Abstract
Kesehatan jiwa merupakan bagian penting dari kualitas hidup manusia, namun
hingga kini masih menjadi isu yang kurang ditangani secara optimal, terutama dalam
penyediaan fasilitas pemulihan yang bersifat non-medis dan berorientasi sosial.
Berdasarkan data Riskesdas dan survei Kementerian Kesehatan, Daerah Istimewa
Yogyakarta menjadi provinsi dengan prevalensi gangguan kesehatan jiwa tertinggi di
Indonesia, dengan Kabupaten Bantul sebagai wilayah penyumbang kasus terbesar.
Kondisi ini menunjukkan perlunya fasilitas pemulihan yang tidak hanya berfokus pada
penanganan medis, tetapi juga pada penguatan aspek sosial, psikologis, serta
lingkungan binaan sebagai bagian dari proses pemulihan.
Perancangan ini bertujuan untuk menciptakan Fasilitas Co-Living Dengan
Pendekatan Community-Based Rehabilitation Di Kapanewon Banguntapan, Bantul,
Daerah Istimewa Yogyakarta. Konsep co-living dipilih karena memungkinkan
terbentuknya komunitas rehabilitatif yang mendukung interaksi sosial positif,
kemandirian, serta keberfungsian sosial pengguna. Pendekatan desain
mengintegrasikan prinsip Community Based Rehabilitation melalui penyediaan ruang
vi
komunal dan privat sebagai media untuk membangun rutinitas, kemampuan sosial,
serta aktivitas pemulihan berbasis komunitas.
Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi
literatur, survei tapak, wawancara ahli, serta analisis kebutuhan pengguna. Hasil
analisis digunakan untuk merumuskan kebutuhan ruang, zonasi, strategi desain, serta
implementasi pendekatan pemulihan yang sesuai dengan konteks sosial dan tata
ruang wilayah setempat.
Perancangan ini diharapkan menjadi alternatif fasilitas pemulihan kesehatan
jiwa berbasis komunitas yang inklusif, mudah diakses, dan selaras dengan kebutuhan
masyarakat, sekaligus berkontribusi dalam mengurangi stigma, meningkatkan
kualitas hidup pengguna, dan memperkuat ketahanan sosial di lingkungan sekitarnya.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kesehatan jiwa, Co-living, Pemulihan non-medis, Community Based Rehabilitation. |
| Subjects: | Arsitektur > Lingkungan Kawasan Penelitian Dosen > Arsitektur > Lingkungan Kawasan |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 01:48 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 01:48 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/37805 |
