Tumanggor, Alvin Immanuel (2026) PENGARUH PENGUNGKAPAN ESG TERHADAP COST OF EQUITY DENGAN BOARD STRUCTURE SEBAGAI MODERASI PADA PERUSAHAAN SEKTOR ENERGI TAHUN 2020 – 2024. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
220327099_Bab 0.pdf
File Pdf (554kB)
220327099_Bab 1.pdf
File Pdf (366kB)
220327099_Bab 2.pdf
File Pdf (492kB)
220327099_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (357kB)
220327099_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (354kB)
220327099_Bab 5.pdf
File Pdf (435kB)
Abstract
Dalam beberapa dekade terakhir permasalahan pemanasan global merupakan
isu yang lagi hangat untuk diperbincangkan. Terdapat sekitar 1,2°C - 1,9°C
proyeksi peningkatan pemanasan global dari tahun 2025 – 2029. Di Indonesia
sendiri, peningkatan suhu yang terjadi diproyeksikan oleh BMKG akan mengalami
peningkatan lebih dari 1,3°C pada periode 2020 – 2049. Peningkatan pemanasan
global diakibatkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah aktivitas operasional
perusahaan yang dilakukan. Menurut Kementerian PPN/Bappenas (2026) sektor
energi dan transportasi mendominasi penyumbang emisi di Indonesia dengan
persentase 50,6% atau sekitar 1 Giga Ton CO2eq dari total emisi yang ada di
Indonesia tahun 2022, dan akan terus meningkat di masa mendatang dengan
proyeksi sebesar 59% atau sekitar 1,4 Giga Ton CO2eq. Hal ini tentunya membuat
para pihak kepentingan, terkhususnya pemerintah mendorong perusahaan yang ada
untuk menerapkan praktik operasional perusahaan yang lebih ramah lingkungan.
Melalui Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 pemerintah
dengan tegas menyokong praktik keberlanjutan dalam pengungkapan ESG.
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh dari
pengungkapan Environment, Social, and Governance (ESG) terhadap cost of equity
perusahaan dengan board structure yang diprosikan menjadi proporsi komisaris
perempuan, proporsi komisaris independen, dan ukuran dewan komisaris sebagai
variabel moderasi. Penelitian menggunakan sektor energi yang terdapat pada Bursa
Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020 – 2024 sebagai subjek penelitian. Sampel
yang digunakan dalam penelitian sebanyak 18 perusahaan dengan total data sampel
sebanyak 18 * 5 = 90 data yang digunakan dalam analisis pengaruh. Metode
pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan 4 kriteria
yang telah ditetapkan oleh peneliti. Selain itu, model regresi yang digunakan adalah
model regresi moderasian (moderated regression analysis).
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa variabel pengungkapan
Environment, Social, and Governance (ESG) tidak dapat mempengaruhi variabel
cost of equity. Selain itu, board stucture yang diprosikan menjadi proporsi komisaris perempuan, proporsi komisaris independen, dan ukuran dewan komisaris sebagai
variabel moderasi juga tidak dapat mempengaruhi hubungan antara pengungkapan
ESG dengan cost of equity perusahaan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pengungkapan ESG, board stucture, cost of equity |
| Subjects: | Manajemen > Keuangan |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Manajemen |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 07:25 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 07:25 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/37731 |
