Putra, Satria Krisna and Waluyo, Ifal Mahaputra (2025) PERANCANGAN INFRASTRUKTUR JALUR KERETA API GILIMANUK - TABANAN PROVINSI BALI. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Satria Krisna Putra dan Ifal Mahaputra Waluyo)
220219036_Bab 0.pdf

File Pdf (993kB)
Text
220219036_Bab 1.pdf

File Pdf (246kB)
Text
220219036_Bab 2.pdf

File Pdf (449kB)
Text
220219036_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (968kB)
Text
220219036_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (675kB)
Text
220219036_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (594kB)
Text
220219036_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (24MB)
Text
220219036_Bab 7.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (21MB)
Text
220219036_Bab 8.pdf

File Pdf (7MB)

Abstract

Laporan ini membahas proses perancangan jalan rel yang direncanakan
menghubungkan Gilimanuk dengan Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Proyek ini
dirancang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan sosial di kedua wilayah,
serta memenuhi kebutuhan transportasi modern di Bali. Fokus utama dari laporan
ini adalah mencari alternatif trase terbaik yang sesuai dengan aspek teknis, hukum,
integrasi jaringan, biaya, dan tata guna lahan. Selain itu, laporan ini juga membahas
estimasi anggaran biaya untuk pembangunan sarana dan prasarana kereta api, serta
biaya implementasi Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) pada
proyek ini. Proses perancangan dilakukan menggunakan aplikasi perangkat lunak
Civil 3D, dengan mengacu pada dokumen Rencana Induk Perkeretaapian Nasional
(Ripnas). Dari hasil analisis dan perancangan, ditemukan alternatif trase dengan
panjang jalur rel sebesar 90,524 kilometer. Rel dirancang dengan lebar standar
internasional, yaitu 1435 mm, dan menggunakan sistem jalur tunggal (single track),
yang memungkinkan pengoperasian kereta api dengan kapasitas tinggi. Dalam
perhitungan anggaran, estimasi biaya untuk pembangunan infrastruktur rel
mencapai Rp3.185.999.089.000,00. Biaya ini mencakup seluruh elemen
pembangunan, seperti pekerjaan jalan rel, pekerjaan stasiun, serta pengadaan
fasilitas pendukung. Selain itu, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan
proyek ini diperkirakan memakan waktu sekitar 981 hari kalender, atau sekitar 2
tahun 9 bulan. Anggaran tambahan untuk penerapan sistem K3L, yang meliputi
pengelolaan kesehatan, keselamatan kerja, dan perlindungan lingkungan, dan biaya
tak terduga sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi perubahan kondisi lapangan,
sehingga anggaran total diperkirakan mencapai Rp3.828.870.798.000,00, yang
mencerminkan komitmen terhadap keberlanjutan dan keselamatan selama proses
pembangunan berlangsung. Analisis kelayakan finansial dan ekonomi dilakukan
dengan menggunakan metode Internal Rate of Return (IRR). Hasil analisis
menunjukkan bahwa proyek ini memiliki potensi keuntungan yang cukup menarik.
Dari sisi finansial, IRR yang diperoleh adalah sebesar 13%, sedangkan dari sisi
ekonomi nilai IRR mencapai 19,17%. Hal ini menunjukkan bahwa, meskipun
proyek ini membutuhkan investasi besar, dampak ekonominya diharapkan cukup
signifikan untuk mendorong perkembangan wilayah dan memberikan manfaat jangka panjang. Proyek ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Bali. Pembangunan infrastruktur kereta api juga diharapkan dapat mengurangi kemacetan di jalan raya serta menurunkan emisi karbon, mendukung penggunaan moda transportasi yang lebih ramah lingkungan. Dari hasil analisis finansial dan ekonomi, dapat disimpulkan bahwa proyek pembangunan jalur kereta api Gilimanuk - Tabanan layak untuk dilaksanakan

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: perancangan, jalur kereta api, biaya, kelayakan ekonomi.
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Transportasi
Sipil > Transportasi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 30 Jun 2026 04:33
Last Modified: 30 Jun 2026 04:33
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/37375

Actions (login required)

View Item
View Item