Simarmata, Yohana Natasha Br. (2026) PENENTUAN KEBUTUHAN MANPOWER UNTUK MENGURANGI LEAD TIME IMPORTASI BARANG DENGAN METODE FULL-TIME EQUIVALENT (FTE). S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Yohana Natasha Br. Simarmata)
210611154_Bab 0.pdf

File Pdf (354kB)
Text
210611154_Bab 1.pdf

File Pdf (377kB)
Text
210611154_Bab 2.pdf

File Pdf (297kB)
Text
210611154_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (304kB)
Text
210611154_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (500kB)
Text
210611154_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (517kB)
Text
210611154_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (392kB)
Text
210611154_Bab 7.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (216kB)
Text
210611154_Bab 8.pdf

File Pdf (255kB)

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan tingginya lead time pada proses importasi barang yang berdampak pada keterlambatan ketersediaan stok dan efisiensi operasional perusahaan. Berdasarkan observasi awal, kendala utama
terletak pada penumpukan beban kerja (bottleneck) pada tahap administrasi dan koordinasi dokumen, terjadi karena ketidakseimbangan antara volume pekerjaan dengan jumlah personel yang tersedia. Ketidaktercapaian target waktu impor ini menuntut adanya evaluasi mendalam terhadap alokasi sumber daya manusia di
divisi terkait.
Metode Full Time Equivalent (FTE) digunakan dalam penelitian ini untuk mengukur
beban kerja secara objektif dengan melakukan konversi total jam kerja efektif yang
dibutuhkan untuk menyelesaikan aktivitas importasi menjadi jumlah tenaga kerja
yang dibutuhkan. Analisis dilakukan dengan memetakan setiap tahapan proses
impor, mulai dari pengurusan dokumen Purchasing Order hingga barang keluar
dari pelabuhan, guna mengidentifikasi posisi mana yang memiliki indeks beban
kerja di atas normal (overload).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa alokasi tenaga kerja saat ini belum optimal, dengan nilai indeks FTE pada beberapa posisi kunci melebihi angka 1,28, yang mengindikasikan beban kerja berlebih. Berdasarkan perhitungan tersebut,
diusulkan penambahan jumlah manpower pada titik kritis dan redistribusi tugas pada posisi yang memiliki beban kerja rendah. Rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi dasar strategis bagi manajemen dalam melakukan perencanaan SDM yang lebih presisi guna mencapai efisiensi rantai pasok.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: manpower planning, lead time impor, Full Time Equivalent (FTE), beban kerja.
Subjects: Teknik Industri > Sistem Kerja
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Date Deposited: 21 Apr 2026 03:43
Last Modified: 21 Apr 2026 03:43
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/37089

Actions (login required)

View Item
View Item