Tanuwijaya, Jesslyn and Rahardja, Euanggelion Rei (2025) PERANCANGAN BENDUNG BANJARARUM PADA SUNGAI PROGO SEBAGAI SARANA IRIGASI DI DESA ARGODADI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Jesslyn Tanuwijaya dan Euanggelion Rei Rahardja)
220218917_2202319234_Bab 0.pdf

File Pdf (490kB)
Text
220218917_2202319234_Bab 1.pdf

File Pdf (410kB)
Text
220218917_2202319234_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
220218917_2202319234_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (851kB)
Text
220218917_2202319234_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
220218917_2202319234_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (771kB)
Text
220218917_2202319234_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
220218917_2202319234_Bab 7.pdf

File Pdf (6MB)

Abstract

Indonesia sebagai negara agraris memiliki ketergantungan tinggi terhadap ketersediaan
air untuk mendukung sektor pertaniannya. Pergeseran musim akibat perubahan iklim
menyebabkan ketidakstabilan pasokan air, yang berimbas pada risiko kekeringan maupun
banjir di lahan pertanian. Kondisi ini berdampak pada produktivitas tanaman dan dapat
menimbulkan gagal panen serta kenaikan harga pangan. Salah satu solusi efektif untuk menjaga
kestabilan pasokan air adalah dengan pembangunan bendung. Bendung berfungsi untuk
menaikkan muka air sungai sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengalirkan air melalui
saluran irigasi serta berperan sebagai pengendali banjir pada musim penghujan. Perancangan
bendung harus mempertimbangkan berbagai aspek, seperti kondisi hidrologis, topografi, curah
hujan, dan kebutuhan air irigasi.
Bendung Banjararum dibangun di Sungai Progo dengan letak koordinat 7°43'47"S LS
dan 110°13'20"E BT, tepatnya berada di Desa Banjararum, Kecamatan Kalibawang,
Kabupaten Kulon Progo. Bendung ini direncanakan sebagai bendung irigasi yang akan
mengalirkan di sawah yang terletak di Desa Argodadi, Kabupaten Bantul dengan total luas
2.327,97 ha dan debit air yang dibutuhkan sebanyak 3,17 m3/s. Bendung ini dirancang sebagai
bendung tetap dengan mempertimbangkan analisis hidrologi dan perencanaan hidrolika berupa
analisis curah hujan rencana, DAS Sungai Progo, debit banjir serta debit andalan. Bendung
Banjararum dirancang dengan tipe mercu bulat dengan jari-jari 1,13 meter dan tinggi 5,75
meter. Kolam olak yang dirancang adalah kolam olak USBR Tipe III Bendung Banjararum
dilengkapi dengan pintu intake dan disertai dengan kantong lumpur.
Bendung Banjararum juga sudah dirancang dengan mempertimbangkan berbagai aspek
stabilitas, yaitu terhadap potensi rembesan, daya dukung tanah, stabilitas guling, stabilitas
geser, dan upllift. Bendung Banjararum juga dilengkapi dengan bangunan pelengkap seperti
bangunan pembilas, pilar bendung, kantong lumpur, dan bangunan pengambilan. Perhitungan
stabilitas bendung sudah melebihi nilai safety factor.
Pembangunan Bendung Banjararum diperkirakan mengeluarkan biaya sebesar
Rp19.457.280.100,00 dengan durasi pembangunan 377 hari kerja. Pembangunan dimulai pada 9
Oktober 2025 dan selesai pada 2 Januari 2027. Pekerjaan dilakukan selama hari kerja yaitu Senin hingga
Sabtu dengan 8 jam kerja. Pekerjaan juga memperhitungkan hari libur dan cuti bersama pada libur
Natal, Lebaran Idul Fitri, dan Idul Adha. Pekerjaan pada Bendung Banjararum ini dikelompokkan
dalam beberapa pekerjaan yaitu pekerjaan persiapan, pekerjaan tanah, pekerjaan dewatering, pekerjaan pasangan, dan pekerjaan beton.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Hidro
Sipil > Hidro
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 13 Apr 2026 04:04
Last Modified: 13 Apr 2026 04:04
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/37045

Actions (login required)

View Item
View Item