Sudharma, Pangeran Arjun and Andre, I Made (2026) PERANCANGAN GEDUNG IBU DAN ANAK RSUP DR. SARDJITO. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Panngeran Arjun Sudharma dan I Made Andre)
200218125_200218300_Bab 0.pdf

File Pdf (2MB)
Text
200218125_200218300_Bab 1.pdf

File Pdf (1MB)
Text
200218125_200218300_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (7MB)
Text
200218125_200218300_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
200218125_200218300_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (6MB)
Text
200218125_200218300_Bab 5.pdf

File Pdf (54MB)

Abstract

Pembangunan rumah sakit adalah respons terhadap berbagai tantangan kesehatan yang muncul, termasuk pertumbuhan populasi yang signifikan dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya layanan kesehatan berkualitas. Indonesia juga menghadapi permasalahan distribusi fasilitas kesehatan yang belum merata, sehingga banyak wilayah yang masih kekurangan akses terhadap layanan kesehatan yang memadai. Selain itu, perubahan pola penyakit, baik yang menular maupun tidak menular, membutuhkan fasilitas kesehatan yang mampu menangani beragam jenis penyakit. Perkembangan teknologi medis dan peningkatan standar global dalam pelayanan kesehatan semakin memperkuat kebutuhan akan rumah sakit modem. Oleh karena itu, pembangunan rumah sakit di Indonesia bukan hanya sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga merupakan investasi strategis untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Rumah sakit ibu dan anak ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan khusus kesehatan ibu dan anak. Beberapa fungsi utama yang disediakan meliputi ruang persalinan, ruang perawatan bayi baru lahir, layanan kesehatan reproduksi bagi wanita, pusat rujukan kesehatan ibu dan anak, serta fasilitas pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Dari sisi perancangan struktur, dilakukan desain awal (preliminary design) untuk balok, kolom, dan plat, serta pemilihan sistem struktur yang sesuai. Selain itu, elemen-elemen seperti struktur atap, tangga, dan pelat lantai juga dirancang. Analisis pembebanan dilakukan mencakup pembebanan gempa menggunakan metode statik ekivalen, termasuk penghitungan gaya dalam pada elemen struktur, simpangan antar lantai, dan perencanaan fondasi. Dalam manajemen konstruksi, beberapa langkah penting dilakukan agar proyek berjalan dengan efisien dan terkendali. Langkah-langkah tersebut meliputi pembuatan Work Breakdown Structure (WBS) untuk membagi proyek menjadi bagian-bagian kecil, perhitungan volume pekerjaan berdasarkan desain, serta analisis harga satuan pekerjaan untuk menentukan biaya material, tenaga kerja, dan alat. Selain itu, dilakukan perhitungan durasi pekerjaan dan penentuan hubungan antar kegiatan untuk menyusun urutan pekerjaan sekaligus mengidentifikasi kemungkinan tumpang tindih. Selanjutnya, disusun network diagram, barchart, dan kurva-S, serta dilakukan penjadwalan sumber daya untuk mengalokasikan tenaga kerja, alat, dan bahan secara optimal. Seluruh proses ini bertujuan untuk mengelola waktu, biaya, dan sumber daya secara efektif selama pelaksnaan proyek.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Rumah Sakit, Struktur, Gedung, Perancangan
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 09 Apr 2026 04:25
Last Modified: 09 Apr 2026 04:25
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/37034

Actions (login required)

View Item
View Item