Subiantoro, Fitri (2026) ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT PENERAPAN BUILDING INFORMATION MODELING ( BIMI) PADA TAHAP PELAKSANAAN IKONSTRUKSI DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA JASA DI YOGYAKARTA. Masters thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
215118877_Bab 0.pdf
File Pdf (541kB)
215118883_Bab 0.pdf
File Pdf (453kB)
215118883_Bab 1.pdf
File Pdf (324kB)
215118883_Bab 2.pdf
File Pdf (327kB)
215118883_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (369kB)
215118883_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (502kB)
215118883_Bab 5.pdf
File Pdf (471kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penghambat penerapan Building
Information Modeling (BIM) pada tahap pelaksanaan konstruksi dan dampaknya
terhadap kepuasan pengguna jasa di Yogyakarta. Pendekatan yang digunakan
adalah kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 35 responden yang
mewakili stakeholder proyek, yaitu kontraktor, konsultan perencana, konsultan
pengawas/manajemen konstruksi, dan pemilik/pengguna jasa.
Instrumen penelitian diuji menggunakan uji validitas Pearson Product Moment dan
uji reliabilitas Cronbach’s Alpha, yang menunjukkan bahwa item pertanyaan valid
dan reliabel sebagai alat ukur konstruk. Data kemudian dianalisis dengan analisis
faktor eksploratori (Exploratory Factor Analysis/EFA) setelah memenuhi syarat
kelayakan melalui uji KMO sebesar 0,703 dan Bartlett’s Test yang signifikan.
Hasil EFA menunjukkan terbentuk dua faktor utama penghambat penerapan BIM
dengan nilai eigenvalue di atas satu dan kontribusi kumulatif varians sebesar 48,9%.
Faktor pertama dinamakan Faktor Ekosistem dan Internal Organisasi pada
Penerapan BIM, yang memuat hambatan terkait budaya organisasi, dukungan
manajemen, proses kolaborasi, serta struktur dan kebijakan internal perusahaan.
Faktor kedua dinamakan Faktor Keandalan dan Kesiapan Teknologi BIM pada
Pelaksanaan Konstruksi, yang berkaitan dengan ketersediaan tenaga ahli, standar
dan panduan BIM, kesiapan infrastruktur teknologi, serta persepsi terhadap
kematangan teknologi BIM.
Analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebagian besar indikator hambatan dinilai
responden pada kategori sedang hingga tinggi, dengan nilai rata-rata terbesar pada
indikator kurangnya pendidikan dan pelatihan BIM, kurangnya pemahaman dan
pengembangan kemampuan (skill) terkait BIM, serta tingginya biaya implementasi
dan pelatihan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa aspek sumber daya manusia,
kesiapan organisasi, dan biaya investasi awal masih menjadi kendala utama dalam
penerapan BIM pada tahap pelaksanaan konstruksi.
Penelitian menyimpulkan bahwa kedua faktor penghambat tersebut berkontribusi
terhadap belum optimalnya penerapan BIM dan berdampak pada kepuasan
pengguna jasa, sehingga diperlukan penguatan kompetensi SDM, dukungan
manajemen, standardisasi BIM, dan strategi investasi teknologi yang lebih
terencana.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | building information modeling (BIM), penerapan BIM, faktor penghambat BIM, analisis faktor eksploratori (EFA). |
| Subjects: | Magister Teknik Sipil > Manajemen Konstruksi |
| Divisions: | Pasca Sarjana > Magister Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 03:26 |
| Last Modified: | 07 Apr 2026 03:26 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/37008 |
