Amiguno, Joko (2026) PERILAKU LENTUR BALOK-T BETON “HIGH VOLUME FLY ASH - SELF COMPACTING CONCRETE” DIPERKUAT DENGAN “CARBON FIBER REINFORCED POLYMER” (CFRP). Masters thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
215118876_Bab 0.pdf
File Pdf (1MB)
215118876_Bab 1.pdf
File Pdf (864kB)
215118876_Bab 2.pdf
File Pdf (2MB)
215118876_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (969kB)
215118876_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
215118876_Bab 5.pdf
File Pdf (3MB)
Abstract
Dalam proses pembuatan beton, bahan susun utama adalah semen.
Namun, semen dalam produksinya memberikan kontribusi pencemaran gas
CO2. Fly ash merupakan limbah proses batu bara yang merupakan limbah
dengan kategori B3. Jika limbah tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan
permasalahan bagi kesehatan dan polusi lingkungan. Menilik kondisi tersebut
maka penelitian ini menggunakan material fly ash sebagai pengganti semen
dalam produksi beton Self Compacting Concrete atau yang umum disingkat
dengan istilah SCC adalah beton segar yang sangat plastis dan mudah mengalir
karena berat sendirinya memadatkan sendiri tanpa adanya bantuan alat
penggetar. Penelitian ini membuat beton dengan jenis self- compacting
concrete, Penggunaan fly ash yang sangat tinggi, menyebabkan kemungkinan
kemampuan beton menurun, maka penelitian ini dalam penerapan pada struktur
balok-T, digunakan tambahan perkuatan Carbon Fiber Reinforced Polymer
(CFRP).
Dalam penelitian ini balok beton High Volume Fly Ash – Self
Compacting Concrete (HVFA SCC) dibuat dengan penampang T dengan
ukuran 120/240 dengan flens tebal 80 mm lebar sisi atas 440 mm yang
diperkuat dengan satu lapis CFRP tipe Carbo Dur tebal 1.2 mm dengan lebar
100 mm untuk specimen HVFA-SCC 100 - 3000 dan dan 50 mm untuk
specimen HVFA-SCC 50 - 3000 Beban balok direncanakan dengan
pembebanan two-point loading. Strain Gauge (3) untuk pengecekan regangan beton dipasang pada permukaan beton bagian bawah dengan jarak 1.5 m dari tumpuan (bagian tengah bentang balok) , sedangkan untuk mengetahui regangan
tulangan akibat lentur, strain gauge (2) dipasang pada tulangan tarik dengan jarak 1.5 m dari tumpuan (bagian tengah bentang balok) dan strain gauge (5) dipasang pada tulangan tarik balok dengan jarak 1 m dari tumpuan ( berada pada tepat di beban P/2) Dari hasil penelitian balok beton High Volume Fly Ash – Self Compacting Concrete (HVFA SCC) dibuat dengan penampang T yang diperkuat dengan satu lapis CFRP tipe Carbo Dur tebal 1.2 mm dengan lebar 100 mm untuk specimen HVFA-SCC 100 - 3000 dan dan 50 mm untuk specimen HVFA-SCC 50 – 3000 dibandingan dengan balok normal, efleksi yang terjadi menjadi lebih kecil 30 %, regangan yang terjadi pada beton meningkat 300 %, regangan bada baja tulangan yang di pasang pada posisi tengah bentang sama sedangan regangan yang terjadi pada jarak 1 m dari tumpuan untuk specimen HVFA-SCC 100 – 3000 sama dengan regangan yang terjadi pada balok normal sedangkan untuk specimen HVFA-SCC 50 – 3000 regangan yang terjadi lebih kecil 50% dari regangan yang terjadi pada balok normal.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | HVFA, CFRP, Self Compacting Concrete, Perilaku Lentur, Balok-T |
| Subjects: | Magister Teknik Sipil > Struktur |
| Divisions: | Pasca Sarjana > Magister Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 01:30 |
| Last Modified: | 07 Apr 2026 01:30 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/37006 |
