Santonio, Sancia Caroline (2026) PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP ELEMEN VISUAL DI ALUN – ALUN KOTA MAGELANG. Masters thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Sancia Caroline Santonio)
245420093_Bab 0.pdf

File Pdf (683kB)
Text
245420093_Bab 1.pdf

File Pdf (588kB)
Text
245420093_Bab 2.pdf

File Pdf (1MB)
Text
245420093_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (670kB)
Text
245420093_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (614kB)
Text
245420093_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
245420093_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (547kB)
Text
245420093_Bab 7.pdf

File Pdf (4MB)

Abstract

Alun – Alun Kota Magelang merupakan ruang terbuka publik yang memiliki peran
penting sebagai wadah aktivitas sosial, rekreasi, dan representasi identitas kota. Penelitian
ini bertujuan untuk mengkaji persepsi pengunjung terhadap elemen visual Alun – Alun Kota
Magelang, mengidentifikasi elemen visual yang memengaruhi pola aktivitas, serta
memahami makna elemen visual tersebut bagi pengunjung. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui
observasi perilaku menggunakan place centered mapping dan wawancara mendalam semi
terstruktur terhadap sepuluh partisipan yang dipilih secara purposive. Observasi dilakukan
pada weekday dan weekend dengan variasi waktu pagi, siang, dan malam untuk
mengidentifikasi pola aktivitas dan intensitas penggunaan elemen ruang. Data wawancara
dianalisis menggunakan analisis tematik melalui tahapan initial coding, axial coding, dan
selective coding untuk menemukan tema-tema persepsi dan pemaknaan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa elemen visual yang bersifat fungsional dan mendukung kenyamanan,
seperti lapangan rumput, jalur pedestrian, zona kuliner, tempat duduk di bawah vegetasi,
serta area lesehan angkringan, memiliki intensitas penggunaan paling tinggi dan
berpengaruh kuat terhadap persepsi pengunjung. Elemen-elemen tersebut mampu
mengakomodasi berbagai aktivitas sosial dan rekreasi, sehingga dipersepsikan lebih
menarik dibandingkan elemen yang bersifat simbolik, seperti ikon nama Magelang dan
Patung Diponegoro, yang cenderung memiliki keterlibatan aktivitas rendah. Hasil analisis
coding mengungkapkan lima tema utama persepsi, yaitu estetika dan harmoni, fungsional,
kenyamanan dan keamanan, pemulihan emosional, serta pemaknaan. Proses persepsi
pengunjung berlangsung bertahap, dimulai dari pemenuhan kebutuhan aktivitas,
berkembang menjadi kesan visual dan rasa nyaman, hingga pada sebagian pengunjung
mencapai tahap pemulihan emosional dan pemberian makna. Makna ruang terbentuk
secara subjektif melalui pengalaman personal, nilai sosial, serta pemahaman historis
terhadap elemen tertentu, terutama lapangan rumput, pohon beringin, dan water tower
sebagai elemen landmark. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas ruang terbuka
publik tidak hanya ditentukan oleh keindahan visual, tetapi oleh kemampuan elemen ruang
dalam memenuhi kebutuhan aktivitas, menciptakan kenyamanan, memulihkan kondisi
emosional, dan membangun keterikatan makna antara pengguna dan tempat. Temuan ini
diharapkan dapat menjadi referensi dalam perencanaan dan pengelolaan ruang terbuka
publik berbasis persepsi pengguna.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Persepsi visual, Ruang terbuka publik, Elemen visual, Alun – Alun Kota Magelang.
Subjects: Magister Teknik Arsitektur > Digital Arsitektur
Divisions: Pasca Sarjana > Magister Teknik Arsitektur
Date Deposited: 31 Mar 2026 05:29
Last Modified: 31 Mar 2026 05:29
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/37003

Actions (login required)

View Item
View Item