Salomo, Jeremy (2025) Respon Psikologis dan Perilaku Pengunjung terhadap Karakteristik Kawasan Kota Lama Semarang. Masters thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
235419718_Bab 0.pdf
File Pdf (512kB)
235419718_Bab 1.pdf
File Pdf (1MB)
235419718_Bab 2.pdf
File Pdf (500kB)
235419718_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (726kB)
235419718_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (3MB)
235419718_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (482kB)
235419718_Bab 6.pdf
File Pdf (459kB)
Abstract
Permasalahan pada Kota Lama yaitu persebaran wisatawan yang tidak merata sehingga
terdapat area yang lebih dominan dikunjungi oleh wisatawan yaitu pada area jalan Letjen
Soeprapto. Lokasi penelitian berada di Jalan Letjen Soeprapto khususnya area Taman
Srigunting dan Jalan Garuda khususnya area Taman Garuda. Alasan pemilihan area ini yaitu
karena kedua area terdapat di satu kawasan Kota Lama Semarang, namun penyebaran
wisatawan hanya berfokus di Jalan Letjen Soeprapto khsusnya area Taman Srigunting,
sehingga pada ruas Jalan Garuda cenderung tidak ramai. Dari kondisi tersebut menjadi fokus
dalam penelitian ini yang bertujuan untuk menghidupkan kembali kawasan Kota Lama
Semarang. Proses pengumpulan data yaitu menggunakan metode linear time function
sampling yang akan disebarkan dengan metode accidental sampling untuk menganalisis
perilaku dan respon dari pengunjung, selain itu juga pemetaan pola pergerakan pengunjung
dan alur kendaraan sekaligus pengambilan dokumentasi berkaitan kondisi aktual pada Kota
Lama Semarang. Kemudian hasil dari wawancara dan pengambilan data lapangan akan
dianalisis sehingga mendapatkan hasil untuk meningkatkan pariwisata Kota Lama Semarang.
Studi menunjukkan bahwa stimulus lingkungan seperti visual arsitektural, aktivitas sosial, dan
makna simbolik ruang sangat memengaruhi perilaku pengunjung. Karena memenuhi ketiga
aspek tersebut, Letjen Soeprapto dapat membentuk identitas tempat yang kuat, sementara
Jalan Garuda cenderung diabaikan karena elemen fisiknya yang lemah, tidak ada aktivitas,
dan tidak ada simbol ruang yang signifikan. Dalam situasi di mana ruang yang tidak
menstimulasi perilaku cenderung tidak membentuk keterikatan psikologis, terdapat hubungan
timbal balik antara perilaku pengunjung dan identitas tempat.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kota Lama Semarang, Place Identity, Behavior Psychology |
| Subjects: | Magister Teknik Arsitektur > Digital Arsitektur |
| Divisions: | Pasca Sarjana > Magister Teknik Arsitektur |
| Date Deposited: | 31 Mar 2026 04:18 |
| Last Modified: | 31 Mar 2026 04:18 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/36998 |
