Kristianti, Kirana Puji (2025) PROMOSI HIDDEN GEMS OLEH KOMUNITAS GANG-GANGAN KABUPATEN WONOSOBO, JAWA TENGAH. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Kirana Puji Kristianti)
191006852_Bab 0.pdf

File Pdf (610kB)
Text
191006852_Bab 1.pdf

File Pdf (557kB)
Text
191006852_Bab 2.pdf

File Pdf (555kB)
Text
191006852_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (842kB)
Text
191006852_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (553kB)
Text
191006852_Bab 5.pdf

File Pdf (824kB)

Abstract

Fenomena hidden gems (permata tersembunyi) telah menjadi tren dalam
pariwisata minat khusus pasca-pandemi, yang mana wisatawan mencari tempat yang tenang, autentik, dan belum banyak diketahui. Kabupaten Wonosobo, dengan potensi wisata alam dan budaya yang besar, memiliki banyak destinasi hidden gems yang belum dikenal luas. Komunitas Gang-Gangan adalah sebuah
kelompok di Kabupaten Wonosobo yang terbentuk pada tahun 2021 atas dasar
kesamaan hobi berjalan kaki dan fotografi, yang berfokus pada kegiatan
menelusuri gang untuk menemukan, mendokumentasikan, dan mempromosikan
hidden gems (potensi wisata tersembunyi) serta melestarikan kehidupan sosial-
budaya masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan
mendeskripsikan: 1) alasan Komunitas Gang-Gangan mempromosikan hidden
gems yang ada di Kabupaten Wonosobo; dan 2) seperti apakah kegiatan promosi
yang dilakukan Komunitas Gang-Gangan untuk hidden gems di Kabupaten
Wonosobo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Penentuan informan menggunakan teknik snowball sampling. Konsep utama yang
digunakan dalam penelitian ini meliputi konsep hidden gems dari Ahmad Faidlal
Rahman, promosi dari Boyd, dan alasan dari KBBI Hasil penelitian menunjukkan
bahwa Komunitas Gang-Gangan mempromosikan hidden gems di Wonosobo
dilandasi oleh empat alasan: (1) keinginan untuk mempertahankan dan
melestarikan budaya lokal, termasuk warisan tak berwujud seperti ritus desa dan
kuliner tradisional; (2) menjaga orisinalitas destinasi dari komersialisasi dan (3)
mengedukasi publik, baik wisatawan maupun masyarakat lokal, mengenai nilai
sejarah dan ekologis daerah mereka. Upaya promosi yang dilakukan Komunitas
Gang-Gangan diwujudkan melalui dua kegiatan (1) penggunaan media sosial
(Instagram) dengan menekankan autentisitas konten, narasi (storytelling), dan
menolak pendekatan promosi yang artifisial serta (2) kegiatan langsung di
lapangan seperti telusur gang dan kunjungan, yang berfokus pada interaksi dengan
warga lokal dan menciptakan pengalaman partisipatif bagi publik.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: hidden gems, promosi, Komunitas Gang-Gangan, Wonosobo.
Subjects: Sosiologi > Media
Divisions: Fakultas ISIP > Sosiologi
Date Deposited: 11 Mar 2026 03:28
Last Modified: 11 Mar 2026 03:30
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/36860

Actions (login required)

View Item
View Item