Haryanti, Maria Septiana Murni (2025) TINDAKAN SOSIAL KADER POSYANDU DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI IBU DAN BALITA (Studi Tindakan Sosial Kader Posyandu Flamboyan IV Desa Telajung, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat). S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
211007585_Bab 0.pdf
File Pdf (480kB)
211007585_Bab 1.pdf
File Pdf (487kB)
211007585_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (636kB)
211007585_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (717kB)
211007585_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (428kB)
211007585_Bab 5.pdf
File Pdf (2MB)
Abstract
Penting peran posyandu sebagai wadah untuk masyarakat untuk
mendapatkan hak pada pelayanan kesehatan, terkhusus dalam pemantauan tumbuh
kembang balita dan kesehatan ibu. Kesehatan ibu dan balita merupakan aspek yang
penting untuk menentukan kualitas generasi yang akan datang, sehingga
peningkatan partisipasi dalam kegiatan posyandu juga menjadi hal yang sangat
penting. Namun pada kondisi saat ini, tingkat partisipasi ibu dan balita seringkali
naik turun sehingga membutuhkan strategi atau cara yang tepat dari para kader.
Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk tindakan sosial yang
dilakukan Kader Posyandu Flamboyan IV Desa Telajung Kabupaten Cikarang
Barat dalam meningkatan partisipasi ibu dan balita. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara
mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kader posyandu serta ibu balita di
lokasi penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan sosial kader
Posyandu Flamboyan 04 Desa Telajung berperan penting dalam meningkatkan
partisipasi ibu dan balita. Berdasarkan teori Max Weber (1922), kader menjalankan
empat bentuk tindakan sosial: berorientasi nilai, afektif, rasional instrumental, dan
tradisional. Pengabdian yang dilandasi nilai religius, pendekatan empatik, strategi
rasional seperti pemberian edukasi dan apresiasi, serta kebiasaan seperti penyediaan
PMT terbukti mendorong partisipasi tinggi. Meski demikian, sebagian ibu masih
memiliki partisipasi rendah akibat faktor pekerjaan, jarak, dan dukungan keluarga.
Oleh karena itu, penguatan peran kader perlu terus ditingkatkan untuk menjaga
partisipasi dan keberhasilan program posyandu.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tindakan sosial, kader posyandu, partisipasi ibu balita |
| Subjects: | Sosiologi > Media |
| Divisions: | Fakultas ISIP > Sosiologi |
| Date Deposited: | 05 Dec 2025 04:04 |
| Last Modified: | 05 Dec 2025 04:04 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/36257 |
