Wibowo, Danny (2025) REPRESENTASI MARGINALISASI PENYANDANG DISABILITAS DALAM FILM “AGAK LAEN” (2024) (Studi Analisis Semiotika Roland Barthes terhadap Tokoh Obet). S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Danny Wibowo)
190907102_Bab 0.pdf

File Pdf (803kB)
Text
190907102_Bab 1.pdf

File Pdf (529kB)
Text
190907102_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
190907102_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (829kB)
Text
190907102_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (417kB)

Abstract

Film sebagai media memiliki kekuatan besar dalam menyampaikan apa yang ingin
disampaikan oleh pembuat film. Dalam dunia perfilman, representasi disabilitas
seringkali hadir dalam bentuk pahlawan super yang mampu menumpas segala
permasalahan dengan keterbatasannya, atau bisa juga berakhir sebagai korban yang
mengenaskan karena keterbatasannya. Agak Laen (2024) menjadi film yang
fenomenal karena menjadi film dengan cerita orisinil mampu meraih sebanyak
9.125.188 penonton yang didalamnya terdapat Obet sebagai tokoh penyandang
disabilitas wicara. Film ini menceritakan kehidupan empat sekawan yang berjuang
melawan kerasnya hidup dengan cara membuka usaha wahana sekaligus pelaku
rumah hantu, namun yang menjadi perhatian dari penelitian ini bukanlah tokoh
utamanya, melainkan Obet sebagai tokoh pendukung sekaligus tokoh penyandang
disabilitas wicara, khususnya untuk mengungkap mitos-mitos sosial yang
dihasilkan dalam representasi tersebut.
Penelitian ini berjenis kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes
yang mencakup tiga tingkatan tanda: denotatif, konotatif, dan mitos dengan
beberapa potongan scene dari film Agak Laen (2024) sebagai data primer. Data
yang sudah ditemukan kemudian dihubungkan dan diperdalam menggunakan Teori
Semiotika Roland Barthes. Selanjutnya, hasil data yang sudah ditemukan kemudian
dianalisis dengan Teori Representasi dari Stuart Hall dan ditinjau berdasarkan
model kajian disabilitas
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa film Agak Laen (2024) merepresentasikan
marginalisasi penyandang disabilitas melalui tokoh Obet. Ia digambarkan sebagai
sosok yang terpinggirkan lewat stereotip, minimnya akses, dan kegagalan
lingkungan memahami komunikasinya, sementara unsur komedi justru mengaburkan pesan inklusivitas

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Representasi Marginalisasi, Semiotika Roland Barthes, Film Agak Laen (2024), Model Sosial Disabilitas, Penyandang Disabilitas
Subjects: Komunikasi > Kajian Media
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Date Deposited: 02 Dec 2025 03:07
Last Modified: 02 Dec 2025 03:07
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/36199

Actions (login required)

View Item
View Item