Ayuningtyas, Puspa (2025) IDENTIFIKASI RISIKO PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL YOGYAKARTA – BAWEN. Masters thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Puspa Ayuningtyas)
225119334_Bab 0.pdf

File Pdf (1MB)
Text
225119334_Bab 1.pdf

File Pdf (422kB)
Text
225119334_Bab 2.pdf

File Pdf (344kB)
Text
225119334_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (299kB)
Text
225119334_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (249kB)
Text
225119334_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (746kB)
Text
225119334_Lamp.pdf

File Pdf (556kB)

Abstract

Salah satu karakteristik utama dari suatu proyek adalah bahwa setiap proyek
itu unik, (Larson dan Grey, 2010). Keunikan ini merupakan hal yang menantang
dalam dunia konstruksi karena sangat dipengaruhi oleh kondisi geografis,
lingkungan hingga regulasi pada pemerintah daerah setempat. Sehingga setiap
proyek memiliki perlakuan yang berbeda dan dapat menimbulkan risiko. Salah satu
upaya untuk mengurangi terjadinya risiko pada proyek adalah dengan
mengaplikasikan manajemen risiko dengan baik. Keistimewaan yang dimiliki oleh
D.I Yogyakarta merupakan keunikan tersendiri yang mungkin sedikit berbeda dari
pembangunan di wilayah lainnya, yaitu terkait dengan regulasi, serta kondisi
geografis yang berada di zona rawan gempa dan gunung meletus.
Peneliti menggunakan metode kualitatif yaitu in-depth interview (wawancara
mendalam) dengan narasumber proyek untuk mendapatkan risiko melalui
pendekatan analisa data menggunakan PESTLE untuk risiko eksternal dan
CIMOSA untuk risiko internal. Dari identifikasi risiko yang telah dilakukan
terdapat 40 total risiko teridentifikasi, dengan 18 risiko eksternal menggunakan
pendekatan PESTLE dan 22 risiko internal menggunakan pendekatan CIMOSA.
Dari 40 total risiko tersebut didapat 11 risiko yang paling dominan menurut nilai
density (%) yang diperoleh. 11 risiko tersebut merupakan 6 risiko eksternal dan 5
risiko internal. Dengan adanya identifikasi risiko dengan pendekatan PESTLE dan
CIMOSA sebagai alat bantu dalam proses manajemen strategis dan operasional
dapat membantu untuk meminimalisir risiko sesuai dengan sasaranya. PESTLE
berfokus pada faktor eksternal dan pengambilan keputusan makro, sementara
CIMOSA digunakan untuk menganalisis sistem internal dan operasional proyek.
Keduanya sangat relevan dalam konteks manajerial bisnis, terutama dalam proyek
skala besar seperti konstruksi jalan tol.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Manajemen Risiko, Identifikasi Risiko, PESTLE, CIMOSA,
Subjects: Magister Teknik Sipil > Manajemen Konstruksi
Date Deposited: 30 Oct 2025 04:05
Last Modified: 30 Oct 2025 04:05
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/35063

Actions (login required)

View Item
View Item