Gunawan, Fransiskus Rakarendra Apriviano (2025) PENANGGULANGAN RISIKO DAN BAHAYA K3 DENGAN METODE HIRARC DI PROYEK PENGADAAN PENGEMBANGAN DAN OPTIMALISASI JARINGAN IT AKADEMI KEPOLISIAN (AKPOL). S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Fransiskus Rakarendra Apriviano Gunawan)
180609753_Bab 0.pdf

File Pdf (537kB)
Text
180609753_Bab 1.pdf

File Pdf (456kB)
Text
180609753_Bab 2.pdf

File Pdf (807kB)
Text
180609753_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (574kB)
Text
180609753_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
180609753_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (917kB)
Text
180609753_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (384kB)
Text
180609753_Lamp.pdf

File Pdf (676kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan
mengendalikan potensi risiko serta bahaya keselamatan dan kesehatan kerja
(K3) yang muncul dalam proyek pengembangan dan optimalisasi jaringan IT
di Akademi Kepolisian (AKPOL). Berdasarkan data yang diperoleh dari observasi dan wawancara lapangan, ditemukan beberapa insiden kecelakaan
kerja, seperti tertimpa plafon, tergelincir dari tangga, dan tersengat listrik. Hal
ini disebabkan oleh rendahnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan
kurangnya kesadaran mengenai K3.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah HIRARC (Identifikasi
Bahaya, Penilaian Risiko, dan Pengendalian Risiko) untuk menganalisis
bahaya berdasarkan tingkat keparahan (severity) dan kemungkinan terjadinya
(likelihood). Risiko dikategorikan menjadi tiga tingkat: rendah, sedang, dan
tinggi. Proyek ini dianalisis berdasarkan lima tahap pekerjaan, yaitu penarikan
kabel UTP, pemasangan alat pengawasan, penggalian fondasi, pemasangan
tiang pengawas, dan pengesetan server.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar risiko berada pada
tingkat sedang, terutama yang berkaitan dengan bahaya mekanis, listrik, dan
ergonomi. Pengendalian risiko dilakukan melalui pendekatan hierarchy of
controls, yang mencakup eliminasi sumber bahaya, substitusi metode kerja,
rekayasa teknik, pengendalian administratif, serta penyediaan APD.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan metode HIRARC
terbukti efektif dalam mengidentifikasi dan mengurangi risiko kecelakaan kerja
di proyek tersebut. Saran yang diberikan mencakup peningkatan pelatihan K3,
pengawasan yang lebih ketat terhadap penggunaan APD, dan pelaksanaan
kontrol administratif secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: K3, HIRARC, Proyek IT, Akademi Kepolisian, APD
Subjects: Teknik Industri > Sistem Kerja
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Date Deposited: 03 Nov 2025 06:26
Last Modified: 03 Nov 2025 06:26
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/35041

Actions (login required)

View Item
View Item