Mongan, Fioresta Gracia (2025) AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava) SECARA MASERASI DAN SONIKASI TERHADAP Staphylococcus epidermidis DAN Pseudomonas aeruginosa. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Fioresta Gracia Mongan)
200802122_Bab 0.pdf

File Pdf (776kB)
Text
200802122_Bab 1.pdf

File Pdf (441kB)
Text
200802122_Bab 2.pdf

File Pdf (708kB)
Text
200802122_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (569kB)
Text
200802122_Bab 4.pdf

File Pdf (1MB)
Text
200802122_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (418kB)
Text
200802122_Lamp.pdf

File Pdf (2MB)

Abstract

Daun jambu biji merupakan salah satu tanaman obat yang mengandung
senyawa aktif flavonoid dan tanin yang berfungsi sebagai antibakteri. Isolasi
senyawa aktif dapat dilakukan dengan ekstraksi. Penelitian ini menggunakan
metode sonikasi dan maserasi karena kedua metode tersebut memiliki prosedur dan
prinsip yang berbeda dalam mengekstraksi suatu senyawa aktif. Pemilihan metode
ekstraksi yang digunakan harus tepat karena akan berpengaruh pada senyawa aktif
yang diekstraksi dan aktivitas antibakterinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui metode ekstraksi daun jambu biji dengan cara sonikasi akan
menghasilkan rendemen ekstrak serta kadar senyawa aktif flavonoid dan tanin lebih
tinggi dibanding metode maserasi dan mengetahui metode ekstraksi daun jambu
biji dengan cara sonikasi akan menghasilkan aktivitas antibakteri terhadap
Staphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa lebih tinggi dibanding
metode maserasi. Tahapan penelitian meliputi pembuatan simplisia daun jambu biji,
standardisasi simplisia, ekstraksi, uji kualitatif dan kuantitatif, uji kemurnian
bakteri, dan uji aktivitas antibakteri. Penelitian ini menggunakan rancangan acak
lengkap (RAL) dengan variabel dependent berupa bakteri S. epidermidis dan P
aeruginosa serta variabel independent berupa konsentrasi ekstrak etanol daun
jambu biji (10%, 20%, 30%, 40%, 50%). Analisis data yang digunakan adalah
analisis faktorial. Kesimpulan penelitian ini adalah metode sonikasi menghasilkan
rendemen ekstrak serta kadar senyawa flavonoid dan tanin lebih tinggi dibanding
maserasi yaitu secara berurutan 39,70±2,15% serta 22,19±1,172 mgQE/g dan
567.26±6.34 mgTAE/g. Metode sonikasi menghasilkan aktivitas antibakteri
terhadap S. epidermidis dan P. aeruginosa lebih tinggi dibanding maserasi yaitu
secara berurutan 13,18±7,27 mm dan 12,24±8,81 mm. Konsentrasi hambat
minimum metode sonikasi terhadap S. epidermidis sebesar 15% dan terhadap P.
aeruginosa sebesar 10% serta KHM metode maserasi terhadap S. epidermidis dan
P. aeruginosa sebesar 15%.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Sonikasi, Maserasi, Antibakteri, S. epidermidis, P. aeruginosa.
Subjects: Teknobiologi > Tekno Lingkungan
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Date Deposited: 29 Oct 2025 02:33
Last Modified: 29 Oct 2025 02:33
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34970

Actions (login required)

View Item
View Item