Nugrawidhanti, Maria Sefa (2025) HIDROLISIS KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) PADA BERBAGAI KONSENTRASI HCl SEBAGAI BAHAN BAKU FERMENTASI BIOETANOL. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
200802097_Bab 0.pdf
File Pdf (762kB)
200802097_Bab 1.pdf
File Pdf (403kB)
200802097_Bab 2.pdf
File Pdf (864kB)
200802097_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (526kB)
200802097_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (705kB)
200802097_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (414kB)
200802097_Lamp.pdf
File Pdf (1MB)
Abstract
Buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) memiliki bagian kulit sebesar 30-
35% dari massa total buah yang seringkali dianggap sebagai sampah dan tidak
termanfaatkan. Kulit buah naga merah diketahui mengandung karbohidrat seperti
selulosa, pati dan pektin yang dapat dimanfaatkan dalam produksi bioetanol.
Bioetanol dapat diproduksi melalui empat tahap yaitu delignifikasi, hidrolisis,
fermentasi dan pemurnian. Tahapan hidrolisis menjadi tahapan penting pada
produksi bioetanol karena merupakan tahap yang menentukan kadar glukosa yang
dihasilkan polisakarida untuk digunakan mikroorganisme dalam proses
fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi optimum asam
klorida (HCl) untuk menghasilkan kadar gula reduksi tertinggi serta untuk
mengetahui kadar bioetanol yang dihasilkan dari fermentasi dengan
Saccharomyces cerevisiae FNCC 3012 selama 72 jam pada kulit buah naga
merah. Proses delignifikasi dilakukan dengan NaOH 8% untuk meningkatkan
kadar selulosa pada kulit buah naga. Hasil delignifikasi kemudian dihidrolisis
dengan variasi konsentrasi HCl (0, 1, 2, dan 3N) dalam rancangan acak lengkap.
Kadar gula reduksi dari setiap hasil hidrolisis dianalisis menggunakan metode
Nelson Somogyi. Kadar gula reduksi tertinggi diperoleh dari hidrolisis dengan
konsentrasi HCl 3N sebesar 0,85%. Hidrolisat dengan kadar gula reduksi tertinggi
selanjutnya difermentasi selama 72 jam. Hasil fermentasi selanjutnya didestilasi
dan diukur kadar bioetanolnya menggunakan kromatografi gas. Kadar bioetanol
yang dihasilkan adalah 0,02%.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asam Klorida, Bioetanol, Hidrolisis, Hylocereus polyrhizus, Saccharomyces cerevisiae |
| Subjects: | Teknobiologi > Tekno Pangan |
| Divisions: | Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi |
| Date Deposited: | 28 Oct 2025 06:52 |
| Last Modified: | 28 Oct 2025 06:52 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34930 |
