Rendra, Johan (2025) EFEKTIVITAS PESTISIDA NABATI DAUN PEPAYA (Carica papaya), DAUN BANDOTAN (Ageratum conyzoides) dan DAUN SIRSAK (Annona muricata) terhadap KUTU PUTIH (Dysmicoccus sp.). S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Johan Rendra)
180801994_Bab 0.pdf

File Pdf (936kB)
Text
180801994_Bab 1.pdf

File Pdf (402kB)
Text
180801994_Bab 2.pdf

File Pdf (722kB)
Text
180801994_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (734kB)
Text
180801994_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (415kB)
Text
180801994_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (387kB)
Text
180801994_Lamp.pdf

File Pdf (3MB)

Abstract

Kutu putih menyerang tanaman dengan cara menghisap cairan pada daun, batang
dan buah, yang menyebabkan daun mengerut, keriting, bahkan layu. Pestisida nabati
merupakan pestisida yang berasal dari tumbuhan, seperti batang, bunga, akar, buah,
maupun biji. Ada banyak tanaman yang dapat digunakan sebagai pestisida nabati
diantaranya adalah daun pepaya (Carica papaya), daun bandotan (Ageratum
conyzoides) dan daun sirsak (Annona muricata). Tanaman tersebut diketahui
mengandung senyawa seperti saponin, karpain, papain, alkaloid, flavonoid dan lain-
lain yang dapat digunakan untuk membunuh kutu putih. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui apakah ada perbedaan kemampuan antara pestisida nabati dari daun
pepaya, daun bandotan dan daun sirsak terhadap pestisida sintetis serta mengetahui
kombinasi pestisida mana yang paling optimal dalam mengendalikan kutu putih
(Dysmicoccus sp.). Penelitian ini dilakukan dengan membuat ekstrak dari daun pepaya
100 g, daun bandotan 100 g, daun sirsak 100 g, Daun pepaya 50 g + daun bandotan 25
g + daun sirsak 25 g, Daun bandotan 50 g + daun pepaya 25 g + daun sirsak 25 g , Daun
sirsak 50 g + daun bandotan 25 g + daun pepaya 25 g, pestisida sintetis sebagai kontrol
positif dan aquades sebagai kontrol negatif ekstrak kemudian disemprotkan pada kutu
putih yang telah dimasukkan dalam wadah plastik, lalu dilakukan pengamatan setelah
24 jam, hasil penelitian yaitu tidak terdapat perbedaan kempuan antara pestisida nabati
dari daun pepaya, daun bandotan dan daun sirsak terhadap pestisida sintetis, kombinasi
pestisida nabati paling optimal adalah perlakuan daun sirsak 50 g + daun bandotan 25
g + daun pepaya 25 g karena memiliki rata rata kematian paling tinggi yaitu 93,33%.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Efektivitas, Pestisida Nabati, Daun Pepaya, Carica papaya, Daun Bandotan, Ageratum conyzoides, Daun Sirsak, Annona muricata, Kutu Putih, Dysmicoccus sp.
Subjects: Teknobiologi > Tekno Lingkungan
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Date Deposited: 28 Oct 2025 04:28
Last Modified: 28 Oct 2025 04:28
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34916

Actions (login required)

View Item
View Item