Kenfinsenli, . (2025) EFEKTIVITAS SEDIAAN KUMUR EKSTRAK SERAI (Cymbopogon citratus) DALAM MENGURANGI BAKTERI Streptococcus mutans. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Kenfinsenli)
180801946_Bab 0.pdf

File Pdf (4MB)
Text
180801946_Bab 1.pdf

File Pdf (356kB)
Text
180801946_Bab 2.pdf

File Pdf (519kB)
Text
180801946_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (635kB)
Text
180801946_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (641kB)
Text
180801946_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (338kB)
Text
180801946_Lamp.pdf

File Pdf (841kB)

Abstract

Serai dapur (Cymbopogon citratus) adalah tanaman yang sering
digunakan sebagai bumbu masak dan memiliki khasiat kesehatan. Serai dapur
diketahui memiliki kandungan zat aktif yang telah digunakan untuk aplikasi
obat secara farmakologis maupun etnibilogis untuk penyakit seperti batuk,
influenza, malaria, penyakit peradangan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan
untuk menguji efektivitas antibakteri serai dapur sebagai sediaan obat kumur
terhadap bakteri rongga mulut. Rongga mulut adalah lokasi dalam tubuh yang
kompleks karena berbagai mikroorganisme patogen berkumpul dan
berpropagasi, yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti karies gigi,
penyakit periodontal, infeksi pulpa, dan infeksi sistematik lainnya. Sampel
bakteri yang digunakan untuk uji ini adalah Streptococcus mutans, bakteri yang
muncul pada rongga mulut dan menyebabkan karies karena sifat asidogenik dan
asiduriknya. Pengujian dilakukan dengan skrining fitokimia metabolit sekunder
ekstrak etanol C. citratus seperti flavonoid dan antioksidan, lalu diformulasikan
menjadi sediaan kumur. Sediaan diberikan pada lubang sumuran kultur bakteri
S. mutans dan perubahan pertumbuhan bakteri diamati selama 1-2 hari. Hasil
penelitian diamati menunjukkan jumlah rata-rata flavonoid sebesar 5,2% dalam
50 mg dan jumlah rata-rata antioksidan untuk aktivitas inhibisi IC50 adalah
7491,7 ppm. Hasil sumuran yang diamati tidak menghambat pertumbuhan
bakteri S. mutans. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan fitokimia
serai dapur dikategorikan lemah dan tidak cukup kuat untuk menghambat bakteri penyebab penyakit seperti karies.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Serai dapur, Streptococcus mutans, Flavonoid, IC50, Zona daya hambat
Subjects: Teknobiologi > Tekno Industri
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Date Deposited: 28 Oct 2025 03:52
Last Modified: 28 Oct 2025 03:52
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34907

Actions (login required)

View Item
View Item