Putri, Nova Anggraini Kusuma and Hakim, Assyifa Athaya Putrianda (2025) PERANCANGAN GEDUNG UTILITAS RUMAH SAKIT DI JAKARTA. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Nova Anggraini Kusuma Putri dan Assyifa Athaya Putrianda Hakim)
210218860-210218819_Bab 0.pdf

File Pdf (2MB)
Text
210218860-210218819_Bab 1.pdf

File Pdf (580kB)
Text
210218860-210218819_Bab 2.pdf

File Pdf (3MB)
Text
210218860-210218819_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
210218860-210218819_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (517kB)
Text
210218860-210218819_Lamp.pdf

File Pdf (12MB)

Abstract

Proyek pembangunan Gedung Utilitas Rumah Sakit di Jakarta direncanakan
terdiri dari 6 lantai. Fungsi tiap ruangannya sebagian besar adalah gudang, instalasi
laundry, kantor, dan dapur makanan pasien. Pada laporan ini, perancangan meliputi
perancangan struktur atas, struktur bawah, dan perencanaan biaya dan waktu.
Perencanaan struktural Gedung Utilitas Rumah Sakit di Jakarta dimulai dari
tahap penentuan dimensi awal, pemodelan, pembebanan, evaluasi ketidakberaturan
struktur, serta pendetailan elemen meliputi kolom, balok, dinding geser, dan
fondasi. Mutu beton yang digunakan untuk seluruh elemen struktur adalah beton
dengan kuat tekan 35 MPa, sedangkan mutu tulangan utama dan transversal
digunakan 420 MPa.
Berdasarkan hasil pendetailan, digunakan 8 tipe kolom, yaitu K87 (800 x
700) mm, K86 (800 x 600) mm, K85 (800 x 500) mm, K76 (700 x 600) mm, K75
(700 x 500) mm, K65 (600 x 500) mm, K64 (600 x 400) mm, K54 (500 x 400) mm,
dan K53 (500 x 300) mm. Sedangkan, untuk balok digunakan 6 tipe balok, yaitu
B46 (400 x 600) mm, B35 (300 x 500) mm, B34C (350 x 450) mm, B34 (300 x
400) mm, B23C (250 x 350) mm, B23 (200 x 300) mm. Digunakan juga elemen
dinding geser menerus dari lantai 1 hingga atap dengan bentang 8 m dan tebal 200
mm. Untuk struktur bawah, digunakan jenis fondasi bored pile sebanyak 4 tipe,
yaitu P1 (1,8 x 1,8) m dengan 1 tiang, P4 (3,3 x 3,3) m dengan 4 tiang, P6 (4,8 x
3,3) m dengan 6 tiang, dan P10 (9,6 x 5,4) m dengan 10 tiang.
Dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek ini, prinsip-prinsip Manajemen
Rekayasa Konstruksi (MRK) diterapkan untuk memastikan proyek berjalan secara
efektif, efisien, dan terkontrol. MRK berperan berperan dalam menyusun
perencanaan waktu, pengendalian biaya, pengelolaan sumber daya, serta koordinasi
antar pekerjaan struktural dan arsitektural agar pembangunan gedung utilitas ini
dapat memenuhi standar fungsional dan keselamatan. Perencanaan biaya dan waktu
menggunakan bantuan Microsoft Project untuk mendapatkan hasil Kurva-S yang
dapat dijadikan sebagai tolak ukur kemajuan fisik proyek terhadap waktu dan
anggaran.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: perencanaan, struktur, biaya, waktu
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 22 Oct 2025 05:15
Last Modified: 22 Oct 2025 05:15
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34819

Actions (login required)

View Item
View Item