Ardhaneswari, Ludovicka Kristyanti (2025) PERANCANGAN PUSAT KOMUNITAS KAUM MUDA BERBASIS WISATA RELIGI DI DESA PELANJAU JAYA, KALIMANTAN BARAT DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEKSTUAL. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Ludovicka Kristyanti Ardhaneswari)
210118672_Bab 0.pdf

File Pdf (1MB)
Text
210118672_Bab 1.pdf

File Pdf (808kB)
Text
210118672_Bab 2.pdf

File Pdf (795kB)
Text
210118672_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (346kB)
Text
210118672_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text
210118672_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (104MB)

Abstract

Desa Pelanjau Jaya, Kecamatan Marau, Kalimantan Barat, memiliki potensi besar untuk
dikembangkan sebagai pusat komunitas kaum muda berbasis wisata religi. Dengan lingkungan
alam berupa hutan tropis yang masih terjaga dan keberagaman budaya lokal, seperti Dayak, Jawa,
dan Flores, kawasan ini menjadi lokasi strategis untuk memenuhi kebutuhan spiritual dan sosial
kaum muda Katolik di regio selatan Keuskupan Ketapang. Namun, kurangnya fasilitas yang
mendukung aktivitas keagamaan, rekreasi, dan sosial menjadi permasalahan utama yang perlu
segera diatasi melalui perancangan yang integratif dan berbasis pada pendekatan arsitektur
kontekstual.
Perancangan pusat komunitas ini menitikberatkan pada dua aspek utama, yaitu rekreatif dan
kontemplatif. Aspek rekreatif diwujudkan melalui penyediaan ruang multifungsi, seperti
coworking space, aula, dan taman di sepanjang lanskap untuk interaksi sosial. Sementara itu, aspek
kontemplatif diterapkan melalui desain yang mengedepankan keheningan, kesederhanaan, dan
koneksi dengan alam, seperti taman doa, Goa Maria dan jalur reflektif stasi jalan salib. Keduanya
dirancang untuk menciptakan ruang yang nyaman, mendalam, dan bermakna bagi pengunjung.
Konsep desain mengintegrasikan elemen budaya lokal, seperti pola tradisional Dayak, struktur
rumah panggung, dan ornamen Jawa serta Flores, yang diaplikasikan pada fasad dan interior
bangunan. Lanskap dirancang dengan memanfaatkan vegetasi lokal dan elemen air untuk
memperkuat kesan alami dan spiritual. Dengan pendekatan ini, pusat komunitas diharapkan tidak
hanya menjadi fasilitas yang fungsional, tetapi juga simbol harmoni budaya, spiritualitas, dan
keberlanjutan lingkungan.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Pusat Komunitas, Arsitektur Kontekstual, Wisata Religi, Rekreatif, Religius
Subjects: Arsitektur > Lingkungan Kawasan
Penelitian Dosen > Arsitektur > Lingkungan Kawasan
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Date Deposited: 27 Aug 2025 01:33
Last Modified: 27 Aug 2025 01:33
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34416

Actions (login required)

View Item
View Item