Pambudi, Titis Luhur (2024) RUSUNAWA UNTUK MBR DI KELURAHAN BENER KEMANTREN TEGALREJO KOTA YOGYAKARTA MELALUI TATA BENTUK LOKAL DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HUMANISME. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
210118412_Bab 0.pdf
File Pdf (615kB)
210118412_Bab 1.pdf
File Pdf (396kB)
210118412_Bab 2.pdf
File Pdf (761kB)
210118412_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
210118412_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
210118412_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
210118412_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (98MB)
Abstract
Pertumbuhan ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta pertahun 2023 diangka 5,7 persen
5,7 persen, tergolong tinggi di bandingkan Nasional senilai 5,05 persen. Kota Yogyakarta sebagai
wilayah pusat pemerintahan Dearah Istimewa Yogyakarta menunjukkan tingkat ekonomi 5,08
persen, sehingga menjadikan Kota Yogyakarta sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan
lingkungan hidup yang memiliki daya tarik bagi penduduk luar Kota Yogyakarta untuk datang
bermukim serta meningkatkan taraf ekonomi. Pertumbuhan ekonomi yang meningkat, secara
lansung akan berdampak pada laju pertumbuhan penduduk suatu daerah. Pendapatan ekonomi
yang terus meningkat tidak sebanding dengan kemampuan sumber daya manusia dalam
pemenuhan kebutuhan dasar terutama kebutuhan hunian.
Sebaran pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat dan ketidakmampuan
memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di Kota Yogyakarta menghasilkan golongan Masyarakat
Berpenghasilan Rendah (MBR) dan tidak terpenuhinya kebutuhan dasar hunian. Masyarakat
Berpenghasilan Rendah (MBR) yang tidak dapat memenuhi kebutuhan hunian kemudian
membuat pemukiman-pemukiman kumuh yang tersebar di kecamatan-kecamatan wilayah Kota
Yogyakarta, dengan tingkat pemukiman kumuh tertinggi berada di Kecamatan Tegalrejo.
Pemerintah Kota Yogyakarta memiliki peran dan tanggung jawab dalam menyediakan
kebutuhan tempat tinggal dan mengurangi permukimah kumuh. Pada Tahun 2023 pemerintah
Kota mengajukan rencana pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa di Kelurahan Bener,
Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta. Rusunawa adalah rumah susun sewa sederhana yang
dirancang pemerintah untuk memberikan hunian bagi MBR. Perencanaan dengan judul
“Rusunawa Di Kelurahan Bener, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta Melalui Tata Bentuk
Lokal Dengan Pendekatan Arsitektur Humanisme” adalah proyek penyediaan hunian dengan
pemenuhan kegiatan bermukim dengan meninjau kualitas manusia, sosial, dan lingkungan
masyarakat yang akan tinggal didalamnya, melalui tata bentuk yang dapat merepresentasikan
kearifan bentuk lokal dengan Pendekatan Arsitektur Humanisme dapat melibatkan banyak
strategi untuk merencanakan Rusunawa MBR Kota Yogyakarta.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kualitas Manusia, Sosial, Lingkungan, Tatanan Bentuk Lokal, dan Arsitektur Humanisme. |
| Subjects: | Arsitektur > Teknologi Arsitektural Penelitian Dosen > Arsitektur > Teknologi Arsitektural |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur |
| Date Deposited: | 21 Aug 2025 04:54 |
| Last Modified: | 21 Aug 2025 04:54 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34384 |
