Sera, Novenrius K. (2025) PLACE DEPENDENCE ETNIS BUGIS DI KAMPUNG NELAYAN OESAPA KOTA KUPANG. Masters thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
235419340_Bab 0.pdf
File Pdf (551kB)
235419340_Bab 1.pdf
File Pdf (529kB)
235419340_Bab 2.pdf
File Pdf (488kB)
235419340_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (425kB)
235419340_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
235419340_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
235419340_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (778kB)
235419340_Bab 7.pdf
File Pdf (2MB)
Abstract
Tesis ini mengkaji ketergantungan tempat (place dependence) masyarakat etnis Bugis (to Ugi) generasi tua (80-
an) di Kampung Nelayan Oesapa, Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor yang
melatarbelakangi ketergantungan mereka pada lokasi ini, serta melihat karakteristik dari ketergantungan tersebut.
Kampung Nelayan Oesapa dipilih sebagai lokus penelitian karena memiliki karakteristik unik sebagai kawasan
pesisir yang dihuni oleh berbagai etnis, termasuk etnis Bugis yang telah menetap sejak tahun 1980-an. Meskipun
menghadapi tantangan lingkungan (banjir dan gelombang tinggi setiap tahunnya), masyarakat Bugis tetap
bertahan di kampung ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan teknik analisis
menggunakan Directed Conten Analysis untuk menemukan tema-tema place dependence yang menjadi
karakteristik utama dalam temuan ini. Hasil menunjukan bahwa, ketergantungan tempat (place dependence) etnis
Bugis di Kampung Nelayan Oesapa terbentuk melalui integrasi empat faktor utama: [1] fungsional, [2] emosional,
[3] sosial dan [4] budaya. Keempat faktor tersebut dilihat dari enam tema utama yang menjadi dasar terbentuknya
place dependence etnis Bugis di Kampung Nelayan Oesapa adalah: [1] ketergantungan pada laut sebagai sumber
ekonomi dan identitas budaya, [2] ketersediaan fasilitas dan aksesibilitas yang mendukung kebutuhan hidup, [3]
dukungan keluarga Bugis (to Ugi), [4] keharmonisan sosial lintas etnis berbasis nilai budaya siri' dan pesse, [5]
aset pribadi dan strabilitas ekonomi sebagai penopang keberlanjutan hidup, serta [6] keterikatan emosional yang
menganggap kampung sebagai “rumah”. Temuan ini memperkaya pemahaman tentang place dependence dengan
menunjukkan bahwa dalam konteks masyarakat etnis Bugis, ketergantungan pada tempat tidak hanya didorong
oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh warisan budaya dan identitas kolektif yang menciptakan ikatan emosional
pada Kampung Nelayan Oesapa. Penelitian ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan kebijakan tata
ruang, pengelolaan bencana di kawasan pesisir yang lebih responsif terhadap kebutuhan ekonomi, budaya,
lingkungan, dan kebutuhan sosial, sehingga menciptakan ruang hidup yang berkelanjutan dan bermakna bagi
masyarakat. Selain itu, juga memberikan perspektif baru tentang place dependence dengan mengintegrasikan
dimensi budaya maritim Bugis dan resiliensi komunitas di wilayah pesisir multikultural, yang jarang diangkat
dalam studi serupa sebelumnya. Temuan ini tidak hanya relevan bagi pengembangan kebijakan tata ruang, tetapi
juga menjadi dasar untuk program pelestarian budaya dan penguatan ketahanan masyarakat pesisir di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Place Dependence, Etnis Bugis, Oesapa |
| Subjects: | Magister Teknik Arsitektur > Digital Arsitektur |
| Divisions: | Pasca Sarjana > Magister Teknik Arsitektur |
| Date Deposited: | 23 Jul 2025 02:10 |
| Last Modified: | 23 Jul 2025 02:10 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34308 |
