Goretti, Hannah Abbey (2024) SYSTEMATIC REVIEW DAMPAK KEBERADAAN BANGUNAN GEDUNG SEPANJANG SIKLUS HIDUPNYA TERHADAP LINGKUNGAN. S2 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
225119183_Bab 0.pdf
File Pdf (1MB)
225119183_Bab 1.pdf
File Pdf (916kB)
225119183_Bab 2.pdf
File Pdf (1MB)
225119183_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
225119183_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (5MB)
225119183_Bab 5.pdf
File Pdf (1MB)
Abstract
Bangunan, selama siklus hidupnya, mengonsumsi banyak sumber daya dan
energi, serta menempati banyak lahan. Hal ini berpotensi menimbulkan dampak
negatif terhadap lingkungan. Berbagai jenis metode dan alat telah dikembangkan
untuk menilai dampak lingkungan dan mengoptimalkan desain bangunan agar
mengurangi konsumsi energi dan emisi. Akan tetapi, masih ditemui berbagai
hambatan dalam penerapannya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan
pemahaman yang menyeluruh mengenai dampak lingkungan yang ditimbulkan
oleh bangunan gedung di sepanjang siklus hidupnya, serta mengidentifikasi
hambatan yang ditemui dalam melakukan penilaian kinerja bangunan terhadap
lingkungan.
Penelitian ini menggunakan tinjauan literatur sistematis (SLR) dengan
menggunakan panduan PRISMA. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan
dengan menggunakan basis data Scopus, serta dilengkapi dengan pencarian pada
Google Scholar, dan pencarian secara manual. Penelitian terdiri atas beberapa
tahap, yakni perencanaan tinjauan, pendefinisian kriteria seleksi, pengumpulan
data, seleksi data, quality assessment, ekstraksi data, dan sintesis data. Setelah
melalui seluruh tahapan analisis, diperoleh 50 artikel untuk ditinjau lebih lanjut.
Berdasarkan analisis yang dilakukan pada 50 artikel, didapatkan bahwa
bangunan gedung di sepanjang siklus hidupnya menimbulkan berbagai dampak
terhadap lingkungan, yang dapat dibagi menjadi 3 kelompok utama berdasarkan
penerima dampaknya, yaitu dampak terhadap ekostistem, manusia, dan sumber
daya alam. Pemanasan global dan penipisan sumber daya abiotik (non-fosil)
merupakan dampak yang paling sering dijumpai dan terdapat pada setiap tahap
siklus hidup bangunan gedung. Sedangkan, untuk hambatan dalam pelaksanaan
penilaian kinerja bangunan terhadap lingkungan, terbagi ke dalam 5 kelompok,
yaitu hambatan terkait pemerintah, manusia, pasar, pengetahuan dan informasi,
serta biaya dan risiko. Salah satu hambatan utamanya yaitu terkait dengan
ketersediaan dan keandalan data, serta pengetahuan dan keterampilan praktisi.
Penelitian ini diharapkan dapat mendorong peneliti maupun praktisi untuk terus
mengembangkan dan menerapkan konsep bangunan keberlanjutan untuk
meminimalisasi dampak yang ditimbulkan oleh bangunan gedung terhadap
lingkungan, serta menindaklanjuti hambatan yang ditemui dalam penilaian kinerja
bangunan terhadap lingkungan.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | bangunan gedung, dampak lingkungan, hambatan, SLR |
| Subjects: | Magister Teknik Sipil > Manajemen Konstruksi |
| Divisions: | Pasca Sarjana > Magister Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 23 Aug 2024 11:55 |
| Last Modified: | 25 Sep 2024 09:41 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/32290 |
