Felix, . (2021) PERANCANGAN GEDUNG KANTOR TIGA LANTAI DI KOTA MADIUN. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
160216623_Bab 0.pdf
File Pdf (1MB)
160216623_Bab 1.pdf
File Pdf (921kB)
160216623_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (3MB)
160216623_Bab 3.pdf
File Pdf (1MB)
Abstract
Teknik sipil ialah salah satu ilmu teknik yang sudah lama diterapkan di dunia.
Ilmu ini biasanya digunakan untuk merancang dan mengembangkan proyek
infrastruktur. Infrastruktur yang dirancang berupa bangunan yang digunakan oleh
publik, seperti bendungan, jembatan, gedung, jalan dan juga proyek infrastruktur
penting lainnya. Lulusan teknik sipil dibekali pengetahuan mengenai perancangan
bangunan. Dalam tulisan ini penulis akan membahas ilmu tentang perancangan
bangunan gedung, perancangan jalan, perancangan bangunan air, dan perencanaan
biaya dan waktu yang juga merupakan syarat kelulusan Sarjana dari fakultas Teknik
Sipil Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Obyek perancangan berupa gedung tiga
lantai untuk praktik perancangan bangunan gedung, bendung Grembyangan untuk
praktik perancangan bangunan air, evaluasi Jalan Seturan - Ring Road untuk praktik
perancangan jalan, rencana anggaran belanja dan manajemen waktu proyek Ruko
dua Lantai untuk praktik perencanaan biaya dan waktu. Masing-masing
perancangan memiliki kriteria dan metode yang berbeda namun tetap memiliki satu
tujuan yang sama yaitu menghasilkan desain atau rancangan yang aman, nyaman,
efektif, dan efisien, serta memenuhi aturan yang berlaku.
Fokus pada tugas akhir ini ialah pada praktik perancangan bangunan gedung.
Perancangan bangunan gedung yang tidak sesuai dengan peraturan akan
menyebabkan berbagai kerusakan atau kejadian yang tidak diinginkan. Oleh karena
itu, perlu adanya metode untuk merancang bangunan atau struktur lainnya agar
diperoleh gedung dengan struktur yang aman dan nyaman. Pembelajaran
difokuskan pada perancangan struktur seperti pelat lantai dan atap, tangga, balok,
kolom dan fondasi. Tahapan lengkap dalam perancangan bangunan gedung adalah
perencanaan, desain awal struktur, perhitungan beban, analisis struktur,
perhitungan tulangan, evaluasi desain, dan pada akhirnya membuat gambar. Bab
selanjutnya membahas tentang evaluasi jalan yang dilakukan dengan pada awalnya
menentukan lokasi survei, waktu survei, kegiatan selama survei, dan persiapan alat
dan bahan yang dibutuhkan selama survei. Ruas jalan yang tidak terlalu memiliki
hambatan kemudian dipilih, seperti dekat dengan lampu merah, pertigaan dan
perempatan. Survei juga dilakukan pada saat jam padat dan tidak dalam kondisi
hujan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Kelayakan suatu jalan ditinjau dari
volume kendaraan, kecepatan kendaraan dan juga hubungan volume dan kecepatan
kendaraan. Perancangan bangunan air penting untuk diketahui karena Indonesia
adalah sebuah negara yang beriklim tropis dan memiliki 2 musim, dan negara ini
sering mengalami masalah yang berhubungan dengan kuantitas dan kualitas air
yang tersedia pada musim penghujan ataupun musim kemarau. Menaikan
permukaan air pada sungai terdekat dapat menjadi salah satu altenatif untuk mengatasi kekeringan. Bangunan air yang menahan debit air sungai disebut dengan Bendung. Perancangan dilakukan dengan mengumpulkan data yang diperlukan di awal, seperti daerah aliran sungai, lalu dilakukan analisis curah hujan, analisis struktur bendung, dan juga analisis stabilitas bendung. Estimasi biaya dan waktu dalam suatu proyek harus dikelola dalam segi biaya dan waktu agar menjadi lebih efektif dan efisien. Tahapan pembuatan rencana anggaran belanja dimulai dengan perhitungan volume, penentuan harga satuan, analisa harga satuan pekerja, dan
penyusunan rencana anggaran belanja. Perhitungan dibantu dengan bantuan
program Microsoft Excel. Penyusunan manajemen proyek dibantu dengan program
Microsoft Project. Pengaturan jumlah pekerja dan keterkaitan antar pekerjaan
adalah hal yang paling penting pada manajemen proyek.
Perancangan bangunan gedung menghasilkan dimensi sebagai berikut,
kuda-kuda atap menggunakan profil baja L60x60x6. Penulangan tangga dan bordes
dengan menggunakan D13-250 untuk tulangan tumpuan, D13-200 untuk tulangan
lapangan. Pelat lantai menggunakan penulangan P8-150 dan P8-200, pelat atap
menggunakan P8-200. Balok menggunakan tulangan tumpuan 5D22 dan tulangan lapangan 4D22. Penulangan kolom K40x40 menggunakan tulangan 8D16.
Perancangan jalan menyimpulkan bahwa volume dan kecepatan berhubungan erat satu sama lainnya. Perencanaan bendung menghasilkan tipe bendung tetap, puncak bendung bulat, kolam olak tipe USBR III. Perencanaan biaya dan waktu Ruko 2 Lantai memerlukan biaya sebesar Rp 500.352.829, dengan durasi proyek selama 158 hari.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perancangan Gedung, Perancangan Bendung, Peninjauan Jalan, Perencanaan Biaya dan Waktu. |
| Subjects: | Sipil > Manajemen Konstruksi Sipil > Manajemen Konstruksi |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 02 Nov 2023 10:13 |
| Last Modified: | 02 Nov 2023 10:13 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/30365 |
