CLAUDIA, EUNIKE PINGKAN (2019) PENGARUH TERAK LOGAM SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT KASAR DENGAN FLY ASH 15% TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON. S1 thesis, UAJY.

Text (HALAMAN JUDUL)
TS15887 0.pdf

File Pdf (1MB)
Text (BAB I)
TS15887 1.pdf

File Pdf (452kB)
Text (BAB II)
TS15887 2.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (491kB)
Text (BAB III)
TS15887 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (250kB)
Text (BAB IV)
TS15887 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text (BAB V)
TS15887 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (703kB)
Text (BAB VI)
TS15887 6.pdf

File Pdf (3MB)

Abstract

Komponen penyusun beton terdiri dari air, semen beserta agregat kasar dan
agregat halus. Seiring berkembangnya jaman maka kebutuhan akan komponenkomponen
tersebut semakin meningkat sehingga diperlukan inovasi beton. Terak
logam dan fly ash merupakan limbah B3 yang mengandung campuran logam
dioksida, silika dioksida, logam sulfida dan logam dasar yang dapat mencemari
lingkungan. Pada penelitian ini akan menguji terak logam sebagai subtitusi agregat
kasar dan fly ash sebagai substitusi sebagian semen sehingga dapat mengurangi
pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh limbah B3.
Penelitian beton normal ini direncanakan kuat tekan sebesar 25 MPa untuk
umur 28 hari. Variabel bebas penggunaan limbah terak logam pada penelitian ini
menggunakan perbandingan 0%, 15%, 30%, 45% dan 60% sebagai subtitusi pada
agregat kasar. Fly ash sebagai subtitusi sebagian semen dengan penggunaan sebesar
15%. Benda uji dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm dengan total benda
uji sebanyak 42 buah silinder beton, untuk pengujian kuat tekan 4 silinder beton,
pengujian modulus elastisitas 3 silinder beton, dan untuk pengujian kuat tarik belah
beton 3 silinder beton.
Hasil pengujian kuat tekan beton umur 28 hari pada beton dengan kode BN,
BTL 0, BTl 15, BTL 30, BTL 45, BTL 60 secara berturut-turut adalah 26,5951
MPa, 28,5538 MPa, 33,0716 MPa, 34,4435 MPa, 36,1706 MPa, dan 30,0197 MPa,
didapatkan kuat tekan optimum sebesar 36,1706 MPa dengan kenaikan terhadap
BN dan BTL 0 sebesar 36,0049% dan 26,6753%. Hasil pengujian modulus
elastisitas berbanding lurus dengan nilai kuat tekan, secara berturut-turut adalah
23257,6728 MPa, 23856,3072 MPa, 24018,9262 MPa, 25451,5107 MPa,
25648,6207 MPa dan 21900,2783 MPa, didapatkan modulus elastisitas optimum
sebesar 25648,6207 MPa dengan kenaikan terhadapa BN dan BTL 0 sebesar
10,2803% dan 7,5130%. Hasil pengujian kuat tarik belah beton secara berturutturut
adalah 3,0431 MPa, 3,3345 MPa, 3,6733 MPa, 3,4907 MPa, 3,7856 MPa dan
3,0488 MPa, didapatkan kuat tarik belah optimum sebesar 3,7856 MPa dengan
kenaikan terhadapa BN dan BTL 0 sebesar 24,3988% dan 13,5283%. Berdasarkan
seluruh hasil pengujian didapatkan kesimpulan bahwa optimum subtitusi terak
logam pada variasi 45%, dengan penggunaan terak logam sebanyak 45% dan fly
ash sebanyak 15%.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: limbah B3, terak logam, fly ash, kuat tekan, modulus elastisitas, kuat tarik belah beton.
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 14 Jan 2020 01:21
Last Modified: 14 Jan 2020 01:21
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/20817

Actions (login required)

View Item
View Item