KatulistiwA, Adi Nugraha (2019) MANAJEMEN RISIKO RANTAI PASOK MATERIAL PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DENGAN METODE HOUSE OF RISK. S2 thesis, UAJY.

Text (HALAMAN AWAL)
1751027650.pdf

File Pdf (616kB)
Text (BAB I)
1751027651.pdf

File Pdf (328kB)
Text (BAB II)
1751027652.pdf

File Pdf (387kB)
Text (BAB III)
1751027653.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (838kB)
Text (BAB IV)
1751027654.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text (BAB V)
1751027655.pdf

File Pdf (3MB)

Abstract

Risiko keterlambatan merupakan salah satu permasalahan penting pada proyek
konstruksi. Kelancaran pelaksanaan kegiatan pada proyek konstruksi sangat
bergantung pada ketersediaan material pada site proyek. Melalui manajemen
rantai pasok akan dapat di identifikasi sumber risiko yang berpotensi terjadi pada
proses pengadaan material di proyek dan tindakan yang sesuai untuk
mengendalikan atau menghindari penyebab risiko. Metode house of risk
merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk menentukan strategi
penanganan yang tepat dari risiko rantai pasok material. Metode house of risk
terdiri dari 2 fase, yaitu house of risk 1 dan house of risk 2.
Dari hasil analisis house of risk 1, didapat 5 penyebab risiko (risk agent) prioritas
untuk diberikan strategi penanganannya, yaitu pemesanan tambahan material
karena perubahan desain yang mendadak (ARP = 63,25), perubahan pemesanan
material karena perubahan spesifikasi material pada proyek (ARP = 59,28),
ketidak tepatan waktu pemesanan material (terlambat order) (ARP = 57,36),
perubahan permintaan jumlah material karena hal yang tak terduga di lokasi
proyek (ARP = 52,5), kenaikan harga material bangunan (ARP = 48,96).
Analisis house of risk 2 berfungsi untuk menentukan 5 strategi penanganan yang
dapat mengurangi atau mengalihkan risiko prioritas yang sudah terpilih pada
tahap sebelumnya. Strategi penanganan yang terpilih yaitu penyusunan schedule
pengadaan material (ETD = 376,0), membuat kontrak kerjasama dengan supplier
material dari awal tahap konstruksi (ETD = 316,1), rapat koordinasi rutin antara
owner, kontraktor, konsultan, dan mandor (ETD = 269,4), menyusun daftar
prioritas supplier sebagai supplier pengganti (ETD = 268,6), perencanaan desain
yang matang (ETD = 257,6).

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: house of risk (HOR), rantai pasok, manajemen risiko, material, konstruksi gedung
Subjects: Magister Teknik Sipil > Manajemen Konstruksi
Divisions: Pasca Sarjana > Magister Teknik Sipil
Date Deposited: 18 Sep 2019 03:40
Last Modified: 18 Sep 2019 03:40
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/20025

Actions (login required)

View Item
View Item