Kesuma, I Dewa Gede Mas Jaya (2011) UJI KAPASITAS TARIK MODEL TIANG SIRIP PADA TANAH PASIR. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0TS12845.pdf

File Pdf (1MB)
Text (Bab I)
1TS12845.pdf

File Pdf (208kB)
Text (Bab II)
2TS12845.pdf

File Pdf (95kB)
Text (Bab III)
3TS12845.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text (Bab IV)
4TS12845.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text (Bab V)
5TS12845.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text (Bab VI)
6TS12845.pdf

File Pdf (7MB)

Abstract

Pondasi tiang yang digunakan pada bangunan biasanya didesain untukdapat memikul beban
tekan. Perhitungan yang biasanya digunakan untuk menahan beban tekan pada tiang adalah
tahanan ujung tiang dan tahanan yang berasal dari gesekan permukaan tiang dengan tanah. Pada
kenyataannya beberapa struktur bangunan mengalami beban tarik yang lebih besar atau hampir
sama dengan beban tekan yang harus dipikul oleh pondasi tersebut. Beberapa sruktur yang harus
dirancang agar dapat menahan beban tarik antara lain: dermaga, menara air, menara transmisi,
dll.
Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pemodelan pondasi tiang sirip yang sudah
digunakan dilapangan. Ukuran model dibuat dengan penskalaaan dari ukuran aslinya. Terdapat 2
jenis model yang digunakan, yaitu: tiang kelompok dan tiang tunggal. Tiang polos digunakan
sebagai pembanding pengujian tarik pada tiang sirip. Pada tiang kelompok jarak antar tiang
bervariasi dari 3D, 4D, dan 5D. Pada tiang tunggal sirip, variasi rasio jarak antar sirip mulai dari
1,5, 2, dan 4,5. Pembebanan pada model sesuai standar ASTM D1143.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pada kedua jenis kelompok tiang memiliki kecenderungan
peningkatan kapasitas tarik yang sama. Kapasitas tarik tertinggi pada tiang kelompok terjadi
pada tiang sirip 5D sebesar 230.800 gram dengan perpindahan 288 mm, dan terendah pada tiang
polos 3D sebesar 29.640 gram dengan perpindahan 115 mm. Pada tiang tunggal, kapasitas tarik
tertinggi terjadi pada tiang sirip dengan rasio jarak sirip 1,5 sebesar 96140 gram dan terendah
pada tiang polos sebesar 12560 gram. Peningkatan kapasitas tarik tiang
dari tiang polos ke tiang sirip dengan rasio jarak sirip 1,5 adalah 665,446%.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Sipil > Geo Teknik
Sipil > Geo Teknik
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 25 Apr 2013 08:25
Last Modified: 06 May 2013 11:35
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/908

Actions (login required)

View Item
View Item