Hatmoko, John Tri and Haryanto, YW. KUAT GESER TANAH EKSPANSIF YANG DISTABILISASI DENGAN ABU AMPAS TEBU – CALCIUM CARBIDE RESIDUE DAN INKLUSI SERAT GEOSINTETIS (2015). [Research]

Text (Penelitian Teknik Sipil)
TS13637.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (5MB)

Abstract

Di Indonesia , tanah ekspansif selalu menimbulkan masalah pada pembangunan
infrastruktur dikarenakan daya dukungnya rendah dan sifat kembang-susutnya yang
sangat tinggi. Oleh sebab itu, usaha perbaikan tanah tersebut baik dalam hal perbaikan
sifat kembang-susutnya maupun perbaikan sifat mekanikanya selalu diupayakan dan
menarik untuk dibahas. Sebagai bahan tambah untuk perbaikan tanah, banyak bahanbahan
alternative dari tumbuhan yang mengandung silica tinggi seperti sekam padi,
ampas tebu dan lainnya. Telah diketahui bahwa baik abu ampas tebu maupun limbah
karbit merupakan limbah yang tidak dimanfaatkan, limbah karbit utamanya termasuk
limbah B3 yang cukup berbahaya. Awal penelitian ini adalah memperbaiki sifat
kembang susut tanah ekspansif dengan menambahkan CCR. Pada tahap ini ditemukan
bahwa pada kadar CCR 8% terjadi penurunan indeks plastisitas, potensi dan tekanan
pengembangan yang cukup besar. Tahap berikutnya tanah + CCR 8% dicampur dengan
AAT yang bevariasi dari 3, 6, 9 dan 12% yang diperam dengan waktu 7, 14, 21, 28 dan
36 hari. Peningkatan MDD dan kuat tekan bebas maksimum terjadi pada masa
pemeraman 28 hari dengan kadar AAT 9%. Pada tahap akhir penelitian ini, tanah + 8%
CCR +9% AAT dengan waktu peram 28 hari di berikan tulangan serat geosintetis dengan
prosentase 2 dan 4% dan diuji pemadatan, dan geser langsung. MDD tanah + CCR +AAT
meningkat berbanding lurus dengan peningkatan prosentase serat, , sedangkan OMC
tanah mengalami penurunan. Temuan uji geser langsung adalah : daktilitas tanah
meningkat dengan meningkatnya prosentase serat ditunjukkan oleh hubungan antara
tegangan geser dan deformai lateral. Disamping itu, ditemukan bahwa perubahan c dan φ
akibat penambahan serat cukup konsisten. Dengan meningkatnya prosentase serat kohesi
, c, tidak banyak meningkat sedangkan sudut gesek dalam (φ ) mengalami peningkatan
yang relatif besar. Sehingga secara umum tegangan geser meningkat dengan cukup
signifikans

Item Type: Research
Uncontrolled Keywords: tanah ekspansif, abu ampas tebu, limbah karbit, serat geosintetis, kuat geser
Subjects: Sipil > Geo Teknik
Sipil > Geo Teknik
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 19 Jan 2016 08:58
Last Modified: 05 Mar 2025 04:23
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/8590

Actions (login required)

View Item
View Item