Rahman, Ibnu (2015) STUDI KUAT LENTUR BALOKKOMPOSIT PROFIL C GANDA MENGGUNAKAN BETON RINGAN. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
TS013630.pdf

File Pdf (229kB)
Text (Bab I)
TS113630.pdf

File Pdf (46kB)
Text (Bab II)
TS213630.pdf

File Pdf (45kB)
Text (Bab III)
TS313630.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (164kB)
Text (Bab IV)
TS413630.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (323kB)
Text (Bab V)
TS513630.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (219kB)
Text (Bab VI)
TS613630.pdf

File Pdf (46kB)

Abstract

Penggunaan material baja sebagai elemen structural biasa menggunakan
baja profil WF (wide flange) yang berasal dari proses pembentukan panas.
Konstruksi baja dipilih karena baja memiliki kemampuan tekan dan tarik yang
hamper sama besar. Beton ringan sekarang ini telah marak diperbincangkan
lantaran kuat tekan yang dapat disesuaikan dengan fungsi namun memiliki berat
volum yang berada di bawah beton normal. Kedua material ini dapat
dimanfaatkan secara bersamaan yang dikenal dengan system komposit. System
komposit merupakan interaksi antara dua material atau lebih dengan sifat bahan
yang berbeda dan membentuk satu kesatuan sehingga menghasilkan sifat
gabungan yang lebih baik. Dalam penelitian kali ini penulis ingin menggunakan
baja profil C yang dibentuk secara dingin dan biasa digunakan pada konstruksi
ringan dengan beton ringan yang akan dibentuk menjadi balok komposit.
Balok komposit ini menggunakan profil C ganda menggunakan beton
ringan dengan variasi jarak penghubung geser berupa tulangan tekuk. Tugas akhir
ini dilaksanakan dengan metode eksperimental dan bertujuan untuk mengetahui
beban maksimum yang dapat diterima balok komposit. Pengamatan dilakukan
pada balok komposit dengan lebar efektif flange 300 mm dan ketebalan 50 mm.
Terdapat dua variasi jarak penghubung geser yang digunakan penulis yaitu jarak
penghubung geser yang sama besar di sepanjang bentang balok sebesar 160 mm
dan jarak penghubung geser yang berbeda pada daerah tumpuan dan lapangan.
Balok komposit diuji dengan menggunakan loading frame dan diberi beban
menggunakan hydraulic jack untuk beban terpusat dan bak air untuk beban
merata. Pada beban terpusat pembebanan dilakukan hingga benda uji rusak dan
pada beban merata pembebanan hanya dilakukan hingga batas ketinggian air
mencapai 100 cm. Pengamatan defleksi balok menggunakan dial gauge yang
dipasang ditengah bentang balok.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah balok komposit profil C
ganda dengan variasi jarak penghubung geser sama besar mampu menahan beban
terpusat maksimum sebesar 7185,8228 kg dan untuk jarak penghubung geser yang
berbeda pada daerah tumpuan dan lapangan mampu menahan beban terpusat
maksimum sebesar 7915,5874 kg. Tegangan lentur yang terjadi pada balok
komposit dengan variasi jarak penghubung geser berbeda adalah yang terbesar
yaitu 156,5565MPa.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: balok komposit, penghubung geser, beton ringan, beban maksimum, lebar efektif, tegangan lentur
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 23 Nov 2015 12:02
Last Modified: 23 Nov 2015 12:02
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/8421

Actions (login required)

View Item
View Item