Ispandriarno, Lukas S. and Pramesti, Olivia Lewi PENELITIAN RADIO REPUBLIK INDONESIA SEBAGAI RUANG PUBLIK:ISU-ISU INTEGRITAS dan MULTIKULTURALISME dalam PROGRAM PEMILU bagi PENDENGAR MUDA (2015). [Research]
KOM06504.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (3MB)
Abstract
Penelitian ini mengambil tema radio publik yakni Radio Republik Indonesia (RRI)
dalam mengakomodir isu-isu integritas dan multikulturalisme khususnya bagi pendengar
muda. Penelitian ini menarik karena untuk melihat seberapa jauh RRI sebagai radio publik
bisa mengemban tugasnya dalam menciptakan iklim demokrasi. Sebagai radio publik, RRI
dituntut merefleksikan keberagaman, menyuarakan kelompok marginal dalam masyarakat,
menyelenggarakan siaran pendidikan dan kebudayaan. Secara khusus, penelitian ini bertujuan
ingin melihat tugas RRI sebagai radio publik dalam Pemilu 2014 lalu. Pemilu 2014 menjadi
momentum penting dalam proses demokrasi Indonesia dan menjadi isu menarik bagi publik.
Topik khusus yang mau diangkat adalah soal isu integritas dan multikulturalisme dalam
program Pemilu.
Objek penelitian ini adalah RRI Pro 2 dimana segmentasi pendengarnya adalah usia
15 tahun hingga 40 tahun. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan metode
pengumpulan data primer Focus Group Discussion (FGD) pada 26 pendengar RRI Pro 2 dan
wawancara pada lima pengurus internal RRI Pro 2.
Hasil penelitian menunjukkan sebagai radio publik RRI sudah menyiarkan isu-isu
publik terutama Pemilu. Hal ini menunjukkan RRI memberikan perhatian khusus pada
kelangsungan demokrasi di Indonesia. Isu integritas lebih menonjol ditampilkan dalam
program Pemilu ketimbang isu multikulturalisme. Isu integritas seperti money politic lebih
banyak disampaikan ke pendengar sedangkan isu multikulturalisme lebih menjadi komitmen
pimpinan Lembaga Penyiaran Publik (LPP).
RRI sebagai LPP sedang dalam tahap perubahan dari zaman Orde Baru menjadi
sebuah media yang mengedepankan masyarakat sebagai subjek. Dalam perubahan tersebut,
RRI khususnya Pro 2 memang belum bisa mengindentifikasi pendengarnya secara khusus
meskipun beberapa pendengar bisa mengidentifikasi soal money politic. Penelitian ini juga
menemukan bahwa program off air Pemilu lebih efektif dibandingkan program off air. Hal ini
tentu saja menjadi pertanyaan mengapa bisa terjadi demikian. Pertanyaan penelitian ini bisa
menjadi rekomendasi untuk menjadi penelitian lanjutan
| Item Type: | Research |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | RRI, ruang publik, integritas. multikulturalisme, Pemilu |
| Subjects: | Komunikasi > Kajian Media |
| Divisions: | Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi |
| Date Deposited: | 29 Sep 2015 09:39 |
| Last Modified: | 05 Mar 2025 07:29 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/8045 |
