Wulandari, Agustina Tyas (2015) SELULOSA KULIT BUAH NANGKA MUDA (Artocarpus heterophyllus) SEBAGAI BIOSORBEN LOGAM BERAT TEMBAGA (Cu). S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
BL001202.pdf

File Pdf (1MB)
Text (Bab I)
BL101202.pdf

File Pdf (177kB)
Text (Bab II)
BL201202.pdf

File Pdf (398kB)
Text (Bab III)
BL301202.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (443kB)
Text (Bab IV)
BL401202.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (321kB)
Text (Bab V)
BL501202.pdf

File Pdf (271kB)
Text (Bab VI)
BL601202.pdf

File Pdf (887kB)

Abstract

Logam berat tembaga (Cu) dapat membahayakan bagi kehidupan manusia jika
konsentrasi melebihi batas ambang. Salah satu metode yang tepat untuk menangani
logam berat tembaga yakni menggunakan biosorben. Di Yogyakarta banyak rumah
makan gudeg yang menghasilkan limbah kulit buah nangka muda sehingga dapat
dijadikan sebagai biosorben. Kulit buah nangka muda (Artocapus heterophyllus) yang
digunakan pada penelitian ini diekstrak selulosanya dengan metode delignifikasi
sehingga diperoleh selulosa sebesar 38,6932%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat
hubungan antara waktu perendaman dengan kadar selulosa terhadap penurunan kadar
logam berat Cu. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial, dengan variasi kadar selulosa dan waktu
perendaman. Hasil penelitian dianalisis secara statistik menggunakan ANAVA yang
dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) serta analisis korelasi
regresi dengan menggunakan SPSS versi 15. Kadar selulosa sebanyak 1 gram dan
waktu kontak 2 jam menunjukkan adsorpsi logam tembaga paling optimum. Daya
serap paling tinggi dengan menggunakan selulosa kulit buah nangka muda pada
penelitian ini sebesar 46,40%

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Teknobiologi > Tekno Lingkungan
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Date Deposited: 10 Sep 2015 08:15
Last Modified: 10 Sep 2015 08:15
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/7911

Actions (login required)

View Item
View Item