Sudjati, Johanes Januar and Atmaja, Aphrodita Emawati and Suwignyo, Gabriella Agnes Luvena Pengaruh Substitusi Sebagian Agregat Halus dengan Serbuk Kaca dan Bahan Tambah Silica Fume Terhadap Sifat Mekanik Beton (2015). [Research]

Text (Penelitian Teknik Sipil)
TS53203.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (2MB)

Abstract

Limbah dari suatu proses produksi banyak yang dibuang secara
sembarangan sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Salah satu limbah
adalah serbuk kaca dan pecahan kaca yang berasal dari pabrik mebel. Limbah
serbuk kaca dan pecahan kaca ini biasanya dibuang langsung di tanah maupun di
sungai dalam jumlah yang relatif banyak. Salah satu upaya untuk mengurangi
volume limbah kaca adalah dengan memanfaatkannya sebagai bahan substitusi
sebagian agregat halus dalam campuran beton. Ini sesuai dengan salah satu bidang
penelitian di Program Studi Teknik Sipil yaitu pemberdayaan material lokal dan
bahan limbah untuk struktur bangunan.
Dalam penelitian ini digunakan benda uji berbentuk silinder dengan
ukuran tinggi 300 mm dan diameter 150 mm untuk uji kuat tekan, modulus
elastisitas dan kuat tarik belah, dan silinder dengan ukuran tinggi 200 mm dan 100
mm untuk uji serapan air. Campuran beton dibuat dengan dua nilai faktor air
semen yaitu faktor air semen 0,57 dan faktor air semen 0,50. Campuran beton
dengn fas 0,50 diberikan bahan tambah silica fume sebanyak 5% dari berat serta
viscocrete-10 sebanyak 0,3% dari berat semen. Serbuk kaca digunakan untuk
menggantikan sebagian pasir dalam campuran beton dengan variasi 0%, 10%,
20%, 30% dan 40% terhadap volume pasir. Pengujian yang dilakukan meliputi:
uji kuat tekan beton dan modulus elastisitas, uji kuat tarik belah dan uji serapan
air yang dilakukan saat benda uji berumur 28 hari.
Dari hasil pengujian diperoleh hasil kuat tekan beton dengan serbuk kaca
tanpa silica fume meningkat sebesar 8,21% dibanding beton normal pada
persentase serbuk kaca 10%, sedangkan beton dengan serbuk kaca dan silica fume
mengalami penurunan kuat tekan tapi tidak melebihi 12%. Kuat tekan beton
dengan silica fume meningkat rata-rata 21,16% dibanding kuat tekan beton tanpa
silica fume. Modulus elastisitas beton tanpa silica fume meningkat sebesar
25,01% dibanding beton normal pada persentase serbuk kaca 20%. Sedangkan
beton dengan silica fume menunjukkan kenaikan modulus elastisitas sebesar
11,75% dibanding beton normal pada persentase serbuk kaca 20%. Beton yang
diberi silica fume mengalami kenaikan modulus elastisitas sebesar rata-rata
23,79% dibanding beton tanpa silica fume. Kuat tarik belah beton tanpa silica
fume meningkat sebesar 17,89% dibanding beton normal pada persentase serbuk
kaca 10%. Sedangkan kuat tarik belah beton dengan silica fume meningkat
sebesar 5,54% dibanding beton normal pada persentase serbuk kaca 40%. Beton
yang diberi silica fume mengalami kenaikan kuat tarik belah sebesar rata-rata
18,91% dibanding beton tanpa silica fume. Beton tanpa silica fume menunjukkan
penurunan serapan air terbesar yaitu 8,71% dibanding beton normal pada
persentase serbuk kaca 30% sedangkan beton dengan silica fume mengalami
peningkatan serapan air dibanding beton normal. Benda uji yang diberi silica fume
memiliki penurunan serapan air sebesar rata-rata 9,90% dibanding beton tanpa
silica fume

Item Type: Research
Uncontrolled Keywords: serbuk kaca dan pecahan kaca, substitusi agregat halus, kuat tekan,modulus elastisitas, kuat tarik belah, serapan air
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 23 Jul 2015 12:03
Last Modified: 05 Mar 2025 06:53
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/7654

Actions (login required)

View Item
View Item