SIHOMBING, KEFAS NOPJENATOR (2015) LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN GEDUNG PERTUNJUKAN SENI MUSIK DI YOGYAKARTA STUDI PENGOLAHAN AKUSTIKA RUANG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MODERN. S1 thesis, UAJY.
0TA13699.pdf
Download (974kB)
1TA13699.pdf
Download (1MB)
2TA13699.pdf
Download (1MB)
3TA13699.pdf
Download (880kB)
4TA13699.pdf
Restricted to Registered users only
Download (632kB)
5TA13699.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
6TA13699.pdf
Download (1MB)
Abstract
Yogyakarta merupakan kota yang sudah lama dikenal sebagai kota budaya dan kota pelajar.
Para mahasiswa
terus ini
menyelenggarakan tempat
digunakan menggunakan
bangunan-Stadion
Kridosono, bahkan
terpenting berbeda
dengan digunakan.
Lebih dan
supporting Seni
Musik event,
dan mampu
memberikan adalah
Bagaimana pengolahan
sistem musisi
dengan seperti
pengeras didapatkan
didominasi untuk
menggunakan kesan
kesatuan pertunjukan
ini, prinsip
arsitektur pada
bangunan Kata kunci: Ruang pertunjukan musik, Akustika, Prinsip Arsitektur modern,
1 Nopjenator Sihombing, Kefas. Mahasiswa tingkat akhir pada Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik,
Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
pela
a seniman jogja terus mempertahan musik tradisional jawa, dan para pelajar dan mahasis
us menggelar pertunjukan musik. Kedua hal tersebut berdampak pada sangat seringnya kota
nyelenggarakan pertunjukan musik. Namun dalam kenyataannya, hanya sedikit tem
unakan sebagai wadah pertunjukan musik yang baik. Pertunjukan sering mengguna
gunan-bangunan yang tidak menunjang pertunjukan musik, seperti GOR UNY, Stad
dosono, Auditorium TVRI, dll. Dari segi akustika, yang merupakan salah satu bah
penting dalam pertunjukan musik tidaklah baik. Kebutuhan akustika untuk musik berb
gan ruang yang didesain untuk pidato/speech. Secara teknis, auditorium masih bisa digunak
bih baik jika dibandingkan dengan GOR, stadion, dll. Namun, dalam optimalisasi,
porting pertunjukan musik tentu tidak bisa dibenarkan.
Menyikapi hal tersebut, muncul gagasan untuk merancang Gedung Pertunjukan S
sik di Yogyakarta. Gedung yang mampu memadahai pertunjukan musik lebih dari satu ev
mampu memberikan suguhan sistem pengolahan tata suara yang baikm yang mam
mberikan dampak positif terhadap musik yang dilantunkan para musisi.
Permasalahan yang diangkat pada Gedung Pertunjukan Seni Musik di Yogyakarta ada
gaimana wujud rancangan Gedung Pertunjukan Seni Musik di Yogyakarta dengan pengola
em akustika yang mampu memberikan dampak positif terhadap musik yang dihasilkan mu
gan pendekatan arsitektur modern?
Melihat ruang pertunjukan musik yang cukup tergantung pada alat-alat modern, sep
geras suara, elemen-elemen akustik, ditambah lagi data event musik yang didapat
ominasi genre musik modern seperti musik POP, ROCK, JAZZ menimbulkan gagasan un
nggunakan pendekatan arsitektur modern. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa dan ke
atuan antar hal-hal tersebut.
Impelementasi yang dilakukan dari hasil akhir analisis akustika pada ruang pertunju
dilakukan melalui pendekatan arsitektur modern. Dengan menerapkan prinsip-prin
tektur modern dalam prosesnya diharapkan dapat menghidupkan arsitektur modern p
gunan inin terutama pada interior ruang pertunjukan musik.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ruang pertunjukan musik, Akustika, Prinsip Arsitektur modern, |
| Subjects: | Arsitektur > Bangunan Arsitektural Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur |
| Depositing User: | Editor UAJY |
| Date Deposited: | 27 Mar 2015 12:58 |
| Last Modified: | 27 Mar 2015 12:58 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/7104 |
