RISCO B., CAPRISCO (2012) LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN BENGKEL MOTOR KLASIK DAN KAFE ‘OLD DOG’ DI KOTA YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0TA11863.pdf

File Pdf (1MB)
Text (Bab I)
1TA11863.pdf

File Pdf (253kB)
Text (Bab II)
2TA11863.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (523kB)
Text (Bab III)
3TA11863.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (161kB)
Text (Bab IV)
4TA11863.pdf

File Pdf (9MB)

Abstract

Kebutuhan manusia untuk selalu berpindah tempat dan berinteraksi memunculkan
adanya alat-alat dan wadah yang menunjang hal tersebut. Salah satu alat transportasi
populer dan murah adalah sepeda motor. Dengan adanya alat transportasi tersebut
memudahkan manusia untuk berpindah tempat dan berinteraksi. Sebagai efek samping dari
adanya sepeda motor, muncul pula golongan masyarakat yang menggemarinya sebagai
benda kesayangan, terlebih sepeda motor berkategori klasik dan berumur tua. Salah satu
sepeda motor klasik yang populer dikalangan penggemar motor klasik adalah BSA B31
1956, dengan kelebihan sebagai sepeda motor klasik yang bertenaga dan relatif mudah
dalam perawatannya. Banyaknya pemilik dan penggemar dari sepeda motor klasik ini
diikuti oleh munculnya klub atau perkumpulan dari orang-orang yang menggemari sepeda
motor klasik sebagai hobi khusus. Di kota Yogyakarta, muncul klub bernama Motor
Antique Club Indonesia – Yogyakarta (M.A.C.I – Yogyakarta) yang mewadahi golongan
masyarakat yang mengidolakan motor klasik sebagai benda kesayangan. Suatu
perkumpulan sudah sepantasnya jika mempunyai tempat berkumpul yang tetap dan mudah
dijangkau oleh anggota-anggotanya, terlebih dengan jumlah anggota yang banyak dan
berasal dari berbagai strata masyarakat, terlebih dengan jenis motor yang beragam dan
menuntut perawatan yang khusus pula, berbagi informasi dan pengalaman menjadi hal
mutlak yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan organisasi yang berkaitan dengan hobi.
Dari segi perawatan, sepeda motor klasik menuntut perhatian lebih, layaknya
benda-benda antik koleksi, sehingga tidak semua bengkel dapat menangani kerusakan pada
sepeda motor klasik yang ada. Ketiadaan tempat yang bisa mewadahi kebutuhan dan
kegiatan dari para penggemar motor klasik dan perkumpulannya membuat pokok bahasan
ini menjadi menarik dan potensial untuk dikaji dan dirancang secara arsitektural. Selain itu,
dilandasi oleh pemikiran komersial untuk membuat bengkel khusus sepeda motor klasik
dan kafe sebagai fungsi pendukung dan berkumpul dari anggota perkumpulan penggemar
motor antik, maka karya tulis yang meliputi kajian dan perancangan arsitektur yang
menerapkan pendekatan teori analogi bentuk dari sepeda motor klasik BSA B31 1956 yang
disajikan secara ilmiah sebagai syarat untuk mencapai jenjang S1 di Universitas Atma Jaya
ini disusun.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Magister Teknik Arsitektur > Digital Arsitektur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Date Deposited: 19 Apr 2013 12:27
Last Modified: 19 Apr 2013 12:27
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/616

Actions (login required)

View Item
View Item