Irawan, Novan Catur (2012) Pengaruh Brand Equity terhadap Pembelian Ulang Produk (Studi Eksplanatif Kuantitatif Perbandingan antara Eiger dan Rei pada Mahasiswa Pecinta Alam di Yogyakarta). S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0KOM03636.pdf

File Pdf (3MB)
Text (Bab I)
1KOM03636.pdf

File Pdf (1MB)
Text (Bab II)
2KOM03636.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text (Bab III)
3KOM03636.pdf

File Pdf (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand equity
terhadap pembelian ulang produk pada mahasiswa pecinta alam (MAPALA) di
Daerah Istimewa Yogyakarta. Analisis dilakukan terhadap dua merek produk
outdoor yaitu Eiger dan Rei. Penelitian ini menggunakan teori mengenai brand
equity dan teori mengenai perilaku konsumen khususnya mengenai perilaku
pembelian ulang.
Jenis penelitian yang digunakan adalah eksplanatif-komparatif
(kuantitatif). Populasi penelitian ini adalah mahasiswa yang tergabung dalam
organisasi mahasiswa pecinta alam (MAPALA) pada universitas negeri ataupun
swasta di Daerah Istimewa Yogyakarta. Teknik sampling penelitian ini
menggunakan teknik quota sampling. Sub-populasi dipilih secara acak dan
penentuan jumlah sampel dihitung berdasarkan probabilitas proporsional menurut
ukuran tiap sub-populasi sehingga tiap sub-populasi mendapat peluang yang sama
untuk dijadikan sampel. Pengukuran data yang digunakan adalah skala Likert dan
dianalisis menggunakan teknik regresi linier sederhana untuk uji pengaruh dan
teknik perbandingan nilai rata-rata menggunakan independent sample test untuk
menilai rata-rata dan membandingkan brand equity kedua merek.
Berdasarkan hasil uji pengaruh terbukti bahwa variabel brand equity Eiger
berpengaruh secara signifikan terhadap pembelian ulang produk dan hubungan
antara kedua variabel tersebut adalah sedang. Begitu juga pada merek Rei,
variabel brand equity Rei berpengaruh secara signifikan terhadap pembelian ulang
produk dan hubungan antara kedua variabel tersebut adalah sedang. Berdasarkan
nilai R, R Square dan konstanta Rei yang lebih besar daripada Eiger, dapat
disimpulkan bahwa peran brand equity Rei dalam mempengaruhi perilaku
pembelian ulang lebih besar daripada brand equity Eiger dibandingkan faktorfaktor
selain brand equity. Namun berdasarkan hasij uji beda, perbedaan nilai
regresi antara Eiger dan Rei tidak signifikan atau tidak jauh perbedaannya.
Berdasarkan hasil penilaian terhadap elemen brand equity Eiger dan Rei,
brand awareness keduanya termasuk kategori baik, kesesuain brand association
termasuk kategori tinggi, penerimaan perceived quality termasuk kategori tinggi
dan brand loyalty termasuk kategori baik. Kesimpulannya brand equity kedua
merek tergolong kuat, namun Eiger lebih unggul dibandingkan Rei baik pada
brand equity secara utuh maupun pada setiap elemen brand equity.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: brand equity, pembelian ulang
Subjects: Komunikasi > Advertising
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Date Deposited: 19 Apr 2013 09:51
Last Modified: 01 May 2013 10:14
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/606

Actions (login required)

View Item
View Item