PUTRI, JAZINTA VENITA LISTYA (2012) FAKTOR SUPRA SISTEM YANGMEMBENTUK PERAN PUBLIC RELATIONS DALAM ORGANISASI (Studi Kasus mengenai Faktor Supra Sistem yang Membentuk Peran Public Relations di Bagian HubunganMasyarakat Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Sleman). S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0KOM03459.pdf

File Pdf (1MB)
Text (Bab I)
1KOM03459.pdf

File Pdf (258kB)
Text (Bab II)
2KOM03459.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (546kB)
Text (Bab III)
3KOM03459.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (252kB)
Text (Bab IV)
4KOM03459.pdf

File Pdf (734kB)

Abstract

Keberadaan public relations (PR) dalam suatu organisasi sudah tidak
asing. Baik itu dalam organisasi swasta maupun organisasi pemerintah.
Praktisi PR menjalankan aktivitas-aktivitas sesuai dengan kebutuhan
organisasi yang ditempatinya. Aktivitas yang dijalankan oleh bagian PR di
setiap organisasi ini dapat berbeda, bergantung dengan bagaimana
organisasi menempatkan arti dan peran PR. Faktor-faktor supra sistem
organisasi dapat membetuk peran PR yang berbeda pada organisasiorganisasi
dimana PR ditempatkan. Terdapat tiga faktor supra sistem yang
membentuk peran PR. Faktor-faktor tersebut yaitu faktor infrastruktur
(tingkat ekonomi, politik,tingkat aktivisme, serta sistem hukum yang sah),
faktor budaya serta faktor media.
Penelitian dilakukan di organisasi pemerintah, yaitu bagian humas
sekretariat daerah Kabupaten Sleman. Di organisasi pemerintah, praktisi
PR disebut dengan bagian hubungan masyarakat (humas). Penelitian ini
memiliki empat tujuan. Tujuan tersebut yaitu untuk mengetahui konsep
PR, fungsi PR, peran PR, serta faktor-faktor yang membentuk peran PR
dibagian humas sekretariat daerah Kabupaten Sleman.
Penelitian ini menggunakan salah satu metode dalam penelitian kualitatif,
yaitu metode penelitian studi kasus. Penelitian ini digunakan untuk
menganalisis dan menjelaskan secara komprehensif dari sudut pandang
informan yang terkait dengan tujuan penelitian. Data primer didapat
menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam
jenis wawancara tidak terstruktur dengan narasumber.
Pada akhirnya, diketahui bahwa mulai dari konsep, aktivitas, fungsi, serta
peran PR yang dijalankan di bagian humas sekretariat daerah Kabupaten
Sleman dipengaruhi oleh perundang-undangan berlaku yang jelas. Faktor
infrastruktur terutama sistem hukum yang sah dinilai sebagai faktor utama
yang membentuk peran PR di bagian humas sekretariat daerah Kabupaten
Sleman.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Public relations, peran, faktor, suprasistem, infrastruktur, hukum
Subjects: Komunikasi > Public Relations
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Date Deposited: 18 Apr 2013 10:47
Last Modified: 01 May 2013 11:01
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/577

Actions (login required)

View Item
View Item