Reuneker, Julio (2014) PERSEPSI AUDIENCE TERHADAP TOKOH ARIEL DALAM IKLAN TVC VASELINE FOR MAN (Studi Netnografi Ariel Noah dalam iklan Vaseline For Man). Jurnal Ilmu Komunikasi. p.1-14.
JURNAL JULIO.pdf
File Pdf (265kB)
Abstract
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode netnography atau yang biasa disebut dengan
online ethnografi merupakan metode umum yang digunakan untuk consumer dan marketing riset. Teknik
pengumpulan data menggunakan Observasi arsip, interview online dan participatory observation. Obyek
Utama dalam penelitian ini adalah peserta atau partisipan dari forum Vaseline for Man dan Facebook
Vaseline for Man.
Hasil dari diskusi yang diperoleh melalui internet di atas menunjukkan bahwa penggunaan Ariel sebagai
model atau bintang iklan vaseline man menunjukkan bahwa sebagian besar percakapan tentang Ariel
lebih bersifat positif terutama pada kelompok perempuan. Kelompok perempuan lebih tertarik pada tokoh
Ariel karena dianggap ganteng dan sesuai dengan slogan yang menyatakan “ganteng maksimal”.
Kelompok diskusi dengan jenis kelamin pria tidak semuanya setuju dengan penggunaan Ariel sebagai
brand ambasador dari vaseline man. Ada yang menyatakan bahwa pria tidak perlu menggunakan atau
melakukan perawatan wajah karena wajah pria sudah cenderung berminyak, selain itu ada pula pria
yang tidak setuju kalau Ariel yang digunakan karena Ariel dianggap salah seorang tokoh yang pernah
kasus hukum. Selain itu, ada pula yang secara tidak langsung menyebutkan bahwa melakukan wajah bagi
pria adalah hal yang kurang pantas. Tetapi, tidak semua orang khususnya pria menyatakan demikian.
Ada pula yang memberikan pernyataan positif berkaitan dengan perilaku merawat wajah bagi pria.
Bahkan berkaitan dengan status Ariel yang pernah tersangkut kasus hukumpun ada juga pria lain yang
memberikan penjelasan bahwa hal tersebut kurang relevan jika digunakan sebagai alasan
2
kekurangtepatan Ariel sebagai bintang iklan. Pada persepsi harga, menunjukkan bahwa diskusi yang
lebih banyak menanyakan tentang spesifikasi harga pada masing-masing varian produk serta manfaat
yang diperoleh, tetapi tidak ditemukan yang menyatakan bahwa harga produknya tidak sesuai dengan
produk yang didapatkan.
Kesimpulan penelitian ini bahwa persepsi secara umum berkaitan dengan penggunaan Ariel sebagai
bintang iklan dinyatakan bahwa Ariel adalah salah seorang tokoh yang tepat sehingga mampu mewakili
slogan yang menyatakan “ganteng maksimal” karena pendapat ini dominan disebutkan oleh pembicara
perempuan.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | brand ambassador, ethnografi dan ganteng maksimal |
| Subjects: | Komunikasi > Advertising |
| Divisions: | Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi |
| Date Deposited: | 01 Sep 2014 12:15 |
| Last Modified: | 01 Sep 2014 12:15 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/5730 |
